MEDAN, Menarapos.id – Suasana Taman Ahmad Yani tampak berbeda pada Senin pagi, 2 Maret 2026. Sejak pagi, ribuan warga memadati area taman untuk mendaftar program Mudik Gratis Bareng Pemko Medan 2026.
Antrean panjang terjadi tak lama setelah pendaftaran dibuka. Program yang digelar menjelang Idulfitri 1447 Hijriah itu kembali menjadi incaran warga yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa biaya transportasi.
Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perhubungan Kota Medan sebenarnya merencanakan pendaftaran berlangsung selama tiga hari. Namun kuota 4.000 kursi yang disediakan habis hanya dalam beberapa jam di hari pertama.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono, mengatakan seluruh kursi langsung terpenuhi hingga siang hari.
“Dari data yang kami peroleh sampai siang, kuota 4.000 kursi sudah terpenuhi di hari pertama pendaftaran,” kata Suriono saat ditemui di Taman Ahmad Yani.
Melihat tingginya minat masyarakat, pemerintah kota mempertimbangkan penambahan kuota pada penyelenggaraan berikutnya. Penyesuaian, kata Suriono, akan bergantung pada kemampuan anggaran daerah.
Pada pelaksanaan tahun ini, pemerintah juga mengubah titik keberangkatan. Jika sebelumnya diberangkatkan dari pusat kota, keberangkatan mudik gratis akan dipusatkan di Terminal Amplas.
Pemindahan lokasi ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi potensi kemacetan di pusat kota. Pemerintah Kota Medan telah berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat untuk memanfaatkan terminal tersebut sebagai titik kumpul.
Keberangkatan peserta direncanakan berlangsung pada 16–17 Maret 2026.
Tahun ini, program mudik gratis menjangkau 12 kota tujuan di Sumatera Utara, antara lain Pakpak Bharat, Sidikalang, Tarutung, Sibolga, Rantau Prapat, Kota Pinang, Sibuhuan, Gunung Tua, Sipirok, Padang Sidempuan, Panyabungan, dan Natal.
Suriono juga mengimbau peserta mudik membawa barang secukupnya agar perjalanan lebih nyaman.
“Jangan membawa barang terlalu banyak supaya tidak merepotkan selama perjalanan,” ujarnya.(rel)







