Pemerintahan

Tutup Pelatihan Kepemimpinan, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Tiga Tugas Utama Pemimpin

310
×

Tutup Pelatihan Kepemimpinan, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Tiga Tugas Utama Pemimpin

Sebarkan artikel ini
Teks : Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III, IV, V dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I Tahun 2025 di Aula BPSDM Sumut, Jalan Ngalengko, Medan. (ist)

MEDAN, Menarapos.id – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap menegaskan tiga tugas utama yang wajib dimiliki setiap pemimpin, yakni kemampuan manajerial, kepemimpinan (leadership), dan inovasi. Hal itu disampaikan saat menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III, IV, dan V serta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I di Aula BPSDM Sumut, Jalan Ngalengko, Medan, Jumat (5/12/2025).

Sulaiman mengatakan tantangan pelayanan publik yang makin kompleks menuntut pemimpin mampu mengelola perubahan, mengambil keputusan strategis, dan mendorong inovasi di unit kerjanya. Menurutnya, kemampuan administratif saja tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Pemimpin harus menghadirkan terobosan, memperbaiki proses kerja, dan menjaga integritas dalam setiap tugas,” ujarnya.

Ia juga membagikan pengalamannya mengikuti Diklat Pim di Banda Aceh. Komunikasi antar peserta, pemahaman materi, serta konsistensi penerapan ilmu pascapelatihan disebutnya menjadi kunci peningkatan kompetensi aparatur. Sulaiman menegaskan bahwa pelatihan bukan sekadar formalitas, tetapi harus diterapkan dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.

“Selamat kepada para peserta. Jangan puas dengan apa yang telah dicapai. Terus belajar dan terapkan apa yang diperoleh di instansi masing-masing,” pesannya.

Kepala BPSDM Sumut Agustinus melaporkan PKA Angkatan III, IV, dan V diikuti 122 peserta, dengan 120 dinyatakan lulus, sementara dua peserta ditunda kelulusannya karena terdampak bencana. Adapun PKP diikuti 51 peserta, 48 lulus dan tiga ditunda.

Salah satu peserta, Hardian Siregar, mengapresiasi pelatihan yang berlangsung hampir empat bulan tersebut. “Selama di BPSDM, kami difasilitasi dengan sangat baik. Semoga aksi perubahan yang kami buat dapat bermanfaat dan diterapkan di instansi masing-masing,” ujarnya.(ac/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *