Headline

Rico Apresiasi Kepedulian BPOM RI untuk Korban Banjir Medan

304
×

Rico Apresiasi Kepedulian BPOM RI untuk Korban Banjir Medan

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengapresiasi kepedulian Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia yang menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir besar di Kota Medan.

Apresiasi tersebut disampaikan Rico saat menghadiri penyerahan bantuan BPOM Peduli Kemanusiaan untuk korban banjir Sumatera di Kantor Kecamatan Medan Helvetia, Minggu, 7 Desember 2025.

Rico mengingat kembali banjir besar yang melanda Medan pada 25–28 November 2025 akibat hujan lebat berkepanjangan. Kecamatan Medan Helvetia menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak dengan ketinggian air mulai sebetis hingga setengah badan orang dewasa. Sejumlah rumah bahkan terendam hingga atap.

“Kita semua tentu masih merasakan kepedihan dan kehilangan. Namun kita harus bangkit dan bergerak maju memulihkan Kota Medan,” kata Rico.

Ia menegaskan bahwa pemerintah kota tidak dapat bekerja sendiri dalam proses pemulihan. Dukungan banyak pihak, termasuk BPOM RI, sangat membantu percepatan penanganan pascabanjir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPOM RI yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada masyarakat,” ujarnya.

Rico menambahkan bahwa proses pembersihan pascabanjir masih berlangsung, terutama di kawasan yang masih dipenuhi lumpur dan sampah. Pemerintah terus menurunkan perangkat daerah untuk mempercepat normalisasi lingkungan.

Ia juga meminta warga yang mengalami gangguan kesehatan pascabanjir segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. “Kami minta jajaran kewilayahan aktif mengecek kondisi warga. Lakukan jemput bola, terutama bagi para lansia,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengatakan kehadiran BPOM di Medan merupakan bentuk empati sekaligus upaya mengurangi beban warga yang terdampak bencana.

“Kami memahami bahwa daerah terdampak kekurangan makanan, air bersih, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat,” katanya.

BPOM RI juga berencana mendirikan Pos Peduli atau Trauma Center sebagai pusat koordinasi relawan. “Pos ini akan menjadi tempat merencanakan langkah-langkah pertolongan. Kami juga menyiapkan dokter untuk membantu warga yang mengalami trauma,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Khusus Badan POM Wachyudi Muchsin, Kepala Balai Besar POM di Medan Mojaza Sirait, sejumlah pimpinan perangkat daerah Pemko Medan, serta Camat Medan Helvetia Junedi Lumban Gaol. (Ac/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *