Nasional

Irham Buana: Analisis Elfenda Keliru, Penganggaran Kebencanaan Pemprov Sumut Sudah Sesuai Mekanisme

330
×

Irham Buana: Analisis Elfenda Keliru, Penganggaran Kebencanaan Pemprov Sumut Sudah Sesuai Mekanisme

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Sumut, Fraksi Golkar, Irham Buana Nasution. (ist)

MEDAN, Menarapos.id – Anggota DPRD Sumatera Utara, Irham Buana Nasution, menilai pengamatan yang disampaikan Elfenda terkait anggaran kebencanaan Pemerintah Provinsi Sumut tidak tepat dan cenderung keliru. Menurutnya, langkah penanggulangan bencana serta rekonstruksi yang dilakukan Gubernur Sumut Bobby Nasution saat ini sudah berada pada jalur yang benar dan sesuai dengan mekanisme pemerintahan.

Irham menegaskan, tudingan adanya pemangkasan anggaran maupun upaya menutupi informasi kebencanaan merupakan penilaian yang tidak berdasar. Ia menyebut proses penganggaran di pemerintahan telah melalui tahapan kajian yang matang serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD Sumut.

“Penganggaran itu merupakan satu kesatuan yang bertujuan untuk kemaslahatan rakyat. Tidak ujug-ujug diputuskan, apalagi dituduh diutak-atik tanpa kajian mendalam. Sangat tidak tepat jika hanya melihat satu mata anggaran lalu menyimpulkan ada pemangkasan atau penutupan informasi,” ujar Irham, Jumat (12/12/2025) malam.

Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut menjelaskan bahwa anggaran kebencanaan memiliki pagu dan skema keberlanjutan. Penanganan bencana tidak diselesaikan dalam satu tahun anggaran atau satu pos belanja saja, melainkan tersebar di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

“Penanggulangan bencana itu mencakup pra-bencana, saat bencana, dan pasca-bencana. Termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi. Semua itu berada di beberapa mata anggaran dinas terkait. Jadi keliru jika disebut ada pemangkasan atau Gubernur menutupi informasi,” tegasnya.

Irham juga mengingatkan para analis agar melihat persoalan secara utuh dan berbasis realitas, bukan sepotong-sepotong. Ia menilai penyampaian informasi yang tidak komprehensif justru berpotensi menyesatkan publik dan membangun persepsi keliru terhadap integritas seseorang.

Ia mengajak seluruh pihak untuk lebih fokus pada upaya penanggulangan bencana yang sedang berjalan, terutama pemenuhan kebutuhan dasar korban seperti pangan, sandang, penataan lingkungan, serta konservasi wilayah terdampak.

“Jangan larut dalam perdebatan yang tidak memberi solusi. Pemerintah Provinsi Sumut saya yakin akan mengerahkan seluruh sumber daya dan memaksimalkan anggaran untuk kepentingan para korban bencana,” kata Irham.

Mantan Direktur LBH Medan itu menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah Gubernur Sumut dalam menangani bencana, termasuk kebijakan tanggap darurat yang telah diinstruksikan sejak September 2025.

“Dengan pengalaman Bobby Nasution sebagai Wali Kota Medan, saya yakin beliau memiliki sensitivitas dan respons cepat terhadap bencana. Saya mendukung penuh setiap upaya yang bertujuan menyejahterakan masyarakat Sumatera Utara,” pungkasnya.(ac)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *