TAPANULI SELATAN, Menarapos.id — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara memastikan keandalan pasokan listrik untuk kegiatan nonton bareng bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Posko Pengungsi Batuhula, Kecamatan Batang Toru. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya trauma healing bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor.
Agenda nobar yang juga dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution itu ditujukan untuk membantu pemulihan psikososial pengungsi, terutama anak-anak dan keluarga. Film bergenre komedi dipilih untuk menciptakan suasana yang lebih ringan dan mengurangi tekanan psikologis pascabencana.
PLN menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis guna memastikan kegiatan berlangsung tanpa gangguan. Pasokan utama berasal dari Penyulang MT.01, dengan cadangan dari Penyulang PN.04, serta dukungan genset berkapasitas 100 kVA.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, mengatakan dukungan kelistrikan dalam situasi bencana tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis.
“Listrik berperan dalam menghadirkan rasa aman dan mendukung proses pemulihan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam pelayanan kemanusiaan,” ujarnya, 31 Desember 2025.
Menurut dia, pemulihan pascabencana membutuhkan pendekatan menyeluruh, termasuk dukungan terhadap kesehatan mental dan sosial masyarakat. “Keandalan listrik memungkinkan ruang interaksi dan pemulihan tetap berjalan di posko pengungsian,” kata Mundhakir.
PLN UID Sumatera Utara menyatakan akan terus terlibat dalam seluruh tahapan penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan, serta mendukung kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan kembali kualitas hidup masyarakat terdampak di Batang Toru dan wilayah lain di Sumatera Utara.(AC/rel)






