PARAPAT, Menarapos.id – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut untuk menerjemahkan visi-misi pembangunan ke dalam kerja nyata. Hal ini ditegaskan Bobby saat menutup Forum Strategis Penyelarasan Persepsi dan Penguatan Komitmen OPD di Aula Mes Pora-Pora, Parapat, Minggu malam, 11 Januari 2026.
Dalam forum tersebut, para pimpinan OPD menyepakati tujuh poin komitmen bersama untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah. Bobby menyatakan optimisme bahwa kesepakatan ini akan menjadi fondasi bagi pembangunan Sumut yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, harus kolaborasi. Saya ingin komitmen ini tidak berhenti di atas kertas, tapi benar-benar dijalankan dan dievaluasi,” ujar Bobby Nasution.
Tujuh poin komitmen yang dibacakan oleh Kepala Bappelitbang Sumut, Dikky Anugerah, mencakup aspek strategis mulai dari penyelarasan kebijakan dengan RPJMD 2025–2029 hingga percepatan pemulihan pascabencana. Beberapa poin krusial di antaranya adalah tanggung jawab penuh kepala OPD atas pengendalian risiko kinerja, penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) secara substantif, serta menjaga integritas dalam pengadaan barang dan jasa.
Bobby juga menyoroti pentingnya disiplin anggaran dan orientasi hasil (outcome) yang berdampak langsung pada masyarakat. Ia berharap koordinasi lintas sektor semakin solid untuk mengawal 17 program prioritas dan 6 program hasil terbaik cepat (quick wins) Provinsi Sumut.
Ketua Panitia Pelaksana, Agustinus, menyebutkan forum ini digelar secara mendadak sebagai tindak lanjut diskusi pimpinan untuk menyatukan frekuensi kerja. Selain menghasilkan komitmen, kegiatan ini juga memetakan tingkat pemahaman kepala dinas terhadap target-target strategis daerah agar target Sumut yang unggul dan maju dapat tercapai optimal.(rel/ams)






