Blog

Jejak Infrastruktur Listrik di Jalur Mudik Sumatera Utara

320
×

Jejak Infrastruktur Listrik di Jalur Mudik Sumatera Utara

Sebarkan artikel ini
Teks:Direktur Teknologi, engineering dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), E. Haryadi (kanan) saat berbincang langsung dengan salah satu pelanggan SPKLU didampingi GM PLN UID Sumut (tengah). (ist)

MEDAN, Menarapos.id — Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara memperluas kesiapan infrastruktur kendaraan listrik. Sebanyak 113 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) disiapkan dan tersebar di 91 titik yang disebut strategis di wilayah Sumatera Utara, Kamis, 19 Maret 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan pelat merah tersebut dalam merespons lonjakan mobilitas masyarakat, khususnya pengguna kendaraan listrik, yang diperkirakan meningkat selama periode libur panjang. PLN menempatkan fasilitas pengisian daya di jalur lintas utama, kawasan perkotaan, hingga titik-titik dengan intensitas perjalanan tinggi.

Di antara fasilitas itu, terdapat tiga unit pengisian ultra cepat (ultra fast charging) yang diklaim mampu memangkas waktu pengisian secara signifikan. Fasilitas ini diprioritaskan untuk perjalanan jarak jauh, terutama di koridor yang padat saat musim mudik.

Pengamatan di lapangan menunjukkan SPKLU dengan teknologi fast charging juga disebar di ruas Tol Medan–Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi–Indrapura, termasuk di area peristirahatan dua arah. Penempatan ini menjadi krusial bagi pemudik yang bergantung pada efisiensi waktu pengisian daya di tengah perjalanan.

Sejumlah pengguna kendaraan listrik mengaku terbantu dengan keberadaan fasilitas tersebut. Salah satunya menyebut kehadiran pengisian ultra cepat membuat waktu tunggu lebih singkat, ditambah fasilitas ruang tunggu yang dinilai cukup memadai untuk beristirahat.

Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN, E. Haryadi, dalam kunjungan ke salah satu lokasi SPKLU di Sumatera Utara, meninjau langsung kesiapan infrastruktur tersebut. Kunjungan ini menjadi bagian dari evaluasi kesiapan operasional menjelang puncak arus mudik.

Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyatakan penyediaan SPKLU tidak hanya ditujukan untuk mendukung kebutuhan jangka pendek selama mudik, tetapi juga sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem kendaraan listrik.

Menurut dia, penguatan infrastruktur ini berkaitan dengan agenda transisi energi nasional, termasuk upaya menekan emisi karbon dan mencapai target net zero emission pada 2060. PLN, kata dia, berupaya memastikan akses pengisian daya semakin mudah dijangkau masyarakat.

Momentum Idulfitri, dalam konteks ini, menjadi ajang uji kesiapan infrastruktur kendaraan listrik di daerah. PLN berharap distribusi SPKLU yang lebih merata dapat mengurangi kekhawatiran pengguna kendaraan listrik terhadap keterbatasan daya saat melakukan perjalanan antarkota.

Dengan jaringan SPKLU yang terus diperluas, perusahaan optimistis adopsi kendaraan listrik akan meningkat. Namun, efektivitas penyebaran infrastruktur ini masih akan diuji pada periode mudik mendatang—ketika volume perjalanan mencapai puncaknya dan kebutuhan energi bergerak dalam skala besar.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *