Pemerintahan

Bobby Siap Dorong Event Kicau Mania Nasional di Sumut

216
×

Bobby Siap Dorong Event Kicau Mania Nasional di Sumut

Sebarkan artikel ini
Foto: Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyerahkan Trophy kontes burung berkicau Anniversary ke-4 Sedulur Kicau Mania Nusantara (SKMN) di Katamso Land, Jalan Brigjen Katamso, Medan, Minggu (17/5/2026).(ist)

MEDAN, Menarapos.id – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, resmi membuka kontes burung berkicau Anniversary ke-4 Sedulur Kicau Mania Nusantara (SKMN) di Katamso Land, Jalan Brigjen Katamso, Medan, Minggu (17/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Bobby menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumut untuk mendukung penuh pengembangan komunitas hingga penyelenggaraan event burung berkicau berskala nasional di Sumut.

“Pemerintah Provinsi tentu sangat mengapresiasi kegiatan ini. Rasanya salah kalau kami tidak men-support kegiatan seperti ini ke depannya,” kata Bobby.

Menurutnya, Sumut sudah kerap menjadi tuan rumah berbagai event olahraga nasional hingga internasional. Karena itu, ia berharap ke depan lahir turnamen atau piala tetap burung berkicau tingkat nasional yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumut.

“Event besar nasional kalau bisa kita buat di Sumatera Utara, kami support penuh,” tegasnya.

Bobby menilai komunitas Kicau Mania tidak hanya menjadi wadah penyaluran hobi dan kreativitas, tetapi juga memberi dampak ekonomi besar bagi masyarakat. Perputaran ekonomi dinilai menghidupkan peternak burung, perajin kandang, penyedia pakan, hingga UMKM terkait.

“Dampak ekonominya luar biasa. Hobi ini membantu menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat bawah, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil,” ujarnya.

Ia juga mendorong komunitas Kicau Mania masuk ke industri kreatif dan dunia digital, termasuk membuat lagu maupun film inspiratif tentang perjuangan merawat burung Murai Batu hingga menjadi juara nasional.

Sementara itu, Dewan Pembina SKMN, Hidayat Batubara, mengatakan embrio SKMN lahir saat pandemi Covid-19. Saat itu, aktivitas merawat burung menjadi alternatif penggerak ekonomi masyarakat ketika banyak sektor lain stagnan.

“Hobi ini menghidupkan peternak jangkrik, pakan burung, pengrajin sangkar, hingga tempat mandi burung,” katanya.

Hidayat menyebut SKMN siap menggelar agenda lebih besar pada akhir tahun mendatang, termasuk anniversary berskala nasional.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *