Pemerintahan

Bobby Minta Gaji Guru Naik Tiap Tahun dan Fasilitas Sekolah Diperkuat

227
×

Bobby Minta Gaji Guru Naik Tiap Tahun dan Fasilitas Sekolah Diperkuat

Sebarkan artikel ini
FOTO: Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution bersama Wakil Gubernur Sumut Surya, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, Forkopimda dan OPD mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 yang dirangkai dengan Gebyar Expo Pendidikan Sumut 2026 di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Deliserdang, Sabtu (2/5/2026).(ist)

MEDAN, Menarapos.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Dinas Pendidikan Sumut menaikkan gaji guru setiap tahun, khususnya bagi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dan Guru Tidak Tetap (GTT).

Permintaan itu disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Gebyar Expo Pendidikan 2026 di Lapangan Astaka Dispora Sumut, Jalan Willem Iskandar, Deliserdang, Sabtu (2/5/2026).

Sebelumnya, Bobby telah menaikkan gaji guru PPPK Paruh Waktu sekitar Rp2 juta per bulan dan honor GTT menjadi Rp90 ribu per jam. Ia meminta kebijakan tersebut terus dilanjutkan secara bertahap setiap tahun.

“Saya minta kesejahteraan guru diperhatikan sebaik-baiknya. Jangan malah yang bukan guru lebih besar gajinya. Sesuaikan terutama untuk PPPK Paruh Waktu dan GTT. Tolong tahun depan naikkan lagi, tiap tahun meningkat biar guru-guru kita lebih sejahtera,” ujar Bobby Nasution.

Selain kesejahteraan guru, Bobby juga menyoroti pentingnya penguatan fasilitas pendidikan. Menurutnya, sarana belajar yang memadai akan membantu siswa di Sumut lebih siap bersaing dan mampu menjawab tantangan pendidikan modern.

“Saya titip anak-anak kita kepada para guru agar dididik dengan baik. Pemprov memastikan fasilitas pembelajaran memadai sehingga anak-anak kita belajar dengan baik, tidak kalah saing dan mampu menjawab tuntutan deep learning yang digaungkan Kementerian Pendidikan,” katanya.

Usai upacara Hardiknas, Pemprov Sumut juga menggelar Gebyar Expo Pendidikan 2026 yang dirangkai dengan peluncuran Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG), penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan dunia usaha dan industri, serta peluncuran aplikasi Sumber Disdik.

Bobby berharap peningkatan kualitas pendidikan di Sumut dapat mempermudah lulusan SMK terserap di dunia kerja.

“Saya berharap ini mempermudah anak-anak kita yang SMK untuk diterima di dunia usaha dan industri,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga mengatakan Gebyar Expo Pendidikan 2026 berlangsung selama tiga hari di Lapangan Astaka Dispora Sumut. Kegiatan tersebut juga mencatat rekor lukisan terbanyak yang dipamerkan di satu lokasi.

Selain itu, expo pendidikan turut diramaikan festival seni sekolah, kompetisi band, turnamen Mobile Legends, hingga penampilan artis nasional Idgitaf.

“Kami perkirakan selama tiga hari total pengunjung mencapai sekitar 15 ribu orang,” kata Alexander.

Peringatan Hardiknas dan Gebyar Expo Pendidikan 2026 turut dihadiri Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda Sumut, tokoh pendidikan, OPD terkait, serta pelajar dari berbagai sekolah di Medan dan sekitarnya.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *