Headline

Rico Dorong Parsibo Bangun Jejaring Keluarga Lewat Tarombo Digital

317
×

Rico Dorong Parsibo Bangun Jejaring Keluarga Lewat Tarombo Digital

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Persadaan Siboro Dohot Boruna (Parsibo) untuk terus mengembangkan digitalisasi tarombo sebagai upaya menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat jejaring keluarga di era modern.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Parsibo di Grand Mercure Medan, Sabtu (13/6/2026). Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat nilai-nilai budaya, bukan justru menjauhkannya dari kehidupan masyarakat.

“Teknologi tidak bisa dihindari. Karena itu, organisasi berbasis marga harus mampu beradaptasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Rico menilai digitalisasi tarombo yang digagas Parsibo merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan era digital. Melalui sistem tersebut, anggota keluarga besar dapat lebih mudah menelusuri garis keturunan, mengetahui hubungan kekerabatan, hingga menemukan anggota keluarga yang tersebar di berbagai daerah.

Menurutnya, menjaga hubungan kekeluargaan di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi bukan perkara mudah. Karena itu, pemanfaatan teknologi dapat menjadi solusi untuk memperkuat konektivitas antarkeluarga sekaligus membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang.

“Digitalisasi tarombo bukan hanya soal mendata silsilah keluarga, tetapi juga dapat menjadi jembatan untuk membangun kerja sama dalam bidang pendidikan, karier, maupun ekonomi,” katanya.

Ia berharap pengembangan tarombo digital tidak berhenti pada tahap pendataan semata. Data yang terintegrasi, lanjutnya, dapat menjadi fondasi terbentuknya jejaring sosial dan ekonomi keluarga yang lebih kuat dan terorganisasi.

Dalam forum Rakernas tersebut, Rico juga mendorong pembahasan teknis terkait digitalisasi tarombo dilakukan secara lebih mendalam. Mulai dari pencatatan anggota, domisili, hingga potensi yang dimiliki masing-masing keluarga besar.

Selain memperkuat hubungan kekerabatan, pemanfaatan teknologi juga dinilai memiliki peran penting dalam pelestarian budaya, khususnya bagi generasi muda. Dengan pendekatan digital yang menarik dan mudah diakses, nilai-nilai budaya diyakini dapat lebih dekat dengan generasi penerus.

Di akhir sambutannya, Rico berharap Rakernas Parsibo menghasilkan program-program yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan akar budaya. Menurutnya, budaya yang didukung inovasi digital akan menjadi kekuatan penting dalam menjaga identitas sekaligus mendorong kemajuan bersama.(ac)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *