Pemerintahan

Bobby Melayat ke Rumah Duka Nelayan di Nias Selatan, Kuliahkan dan Siapkan Kerja Anak Almarhum

317
×

Bobby Melayat ke Rumah Duka Nelayan di Nias Selatan, Kuliahkan dan Siapkan Kerja Anak Almarhum

Sebarkan artikel ini
Teks: Gubernur Sumut Bobby Nasution melayat ke rumah almarhum Saharuddin Lase, nelayan di Lagundri, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (18/7/2026). Gubernur Sumut menyampaikan akan membantu anak sulung almarhum untuk kuliah dan bekerja demi menopang perekonomian keluarga. (Foto: Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut)

NIAS SELATAN, Menarapos.id — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution melayat ke rumah duka almarhum Saharuddin Lase, seorang nelayan di Lagundri, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (18/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bobby menyatakan akan membantu anak sulung almarhum melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sekaligus mencarikannya pekerjaan.

​Anak sulung almarhum, Raisal Dolase, merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang selama ini bekerja serabutan dan membantu ayahnya melaut untuk menopang ekonomi keluarga.

Mengetahui kondisi tersebut, Bobby menawarkan bantuan agar Raisal dapat kuliah di Medan sambil bekerja, sehingga tetap mampu menafkahi ibu dan keempat adiknya.

​”Izin ya Bu, anak ibu kami bawa ke Medan, kami akan kuliahkan sambil bekerja, jadi dia masih bisa membantu keuangan keluarga,” ujar Bobby kepada istri almarhum, Asmida Gea.

​Bobby juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan. Ia turut mengajak pemerintah daerah serta masyarakat setempat untuk memberikan perhatian khusus kepada keluarga almarhum dan anak-anak yatim lainnya.

​”Sebagai orang yang beriman tentu kita harus ikhlas walau ini berat, saya harap Pemda dan masyarakat ikut memperhatikan keluarga almarhum, begitu juga anak-anak yatim lainnya,” tuturnya.

​Sementara itu, Raisal mengaku bersyukur atas perhatian dan peluang besar yang diberikan oleh Gubernur Sumut. Kendati demikian, ia akan merundingkan tawaran tersebut terlebih dahulu bersama keluarganya.

​”Tentu senang, bisa kuliah dan bekerja, tetapi kami musyawarahkan dulu karena saya punya 4 adik,” kata Raisal.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *