Lintas Agama

Pesan Kakanwil Saat Lantik Pengurus Pokjaluh Sumut

304
×

Pesan Kakanwil Saat Lantik Pengurus Pokjaluh Sumut

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, melempar pesan tegas kepada para pengurus Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) Sumut periode 2026–2027 yang baru saja dilantik. Di hadapan para penyuluh, Kakanwil menekankan pentingnya penguasaan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) agar kehadiran mereka benar-benar dirasakan oleh masyarakat, bukan sekadar pelengkap administratif.

​Pelantikan yang digelar di Balai Diklat Keagamaan Medan, Senin (21/9/2026), ini menjadi momentum krusial. Kakanwil mengingatkan bahwa posisi penyuluh agama berada di garda terdepan Kemenag untuk merawat kerukunan dan menyampaikan pesan keagamaan secara moderat.

​”Penyuluh Agama harus memahami tugas pokok dan fungsinya. Jangan hanya memahami tugas secara administratif, tetapi juga mampu menerjemahkan tugas tersebut dalam bentuk pelayanan dan pembinaan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Ahmad Qosbi dalam arahannya.

​Ia juga mendorong agar Pokjaluh tidak sekadar menjadi papan nama organisasi semata, melainkan inkubator peningkatan kapasitas, kompetensi, serta ruang lahirnya inovasi program keagamaan yang responsif terhadap dinamika sosial saat ini.

​Menanggapi arahan tersebut, Ketua Pengurus Wilayah Pokjaluh Sumut periode 2026–2027 yang baru dilantik, Sarwedi Gultom, menyatakan kesiapan jajarannya untuk langsung tancap gas. Pihaknya berkomitmen memperkuat kolaborasi antardaerah serta bersinergi erat dengan Kemenag demi melahirkan penyuluh yang adaptif dan profesional.

​Hadir dalam prosesi sakral tersebut sejumlah pejabat penting di lingkungan Kemenag Sumut, di antaranya Kabid Penais Kanwil Kemenag Sumut Zulfan Efendi, Kepala Balai Diklat Keagamaan Medan Wira, serta Ketua Panitia Pelaksana Abdullah Hakim.

​Kehadiran para pengurus baru ini diharapkan menjadi babak baru bagi Pokjaluh Sumut untuk tampil sebagai motor penggerak kehidupan beragama yang harmonis dan penuh kemaslahatan di Bumi Sumatra Utara.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *