Headline

Wawalkot Medan Minta Kontraktor Rawat Gedung MIC hingga Maret 2027

324
×

Wawalkot Medan Minta Kontraktor Rawat Gedung MIC hingga Maret 2027

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap meminta kontraktor tetap menjaga dan merawat Medan Islamic Center (MIC) hingga masa pemeliharaan berakhir pada Maret 2027. Hal ini dinilai penting agar kondisi bangunan dan berbagai fasilitasnya tetap terawat meski telah diserahterimakan.

Permintaan itu disampaikan Zakiyuddin saat meninjau langsung kondisi gedung dan sejumlah fasilitas MIC di Jalan Rawe, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (23/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Zakiyuddin didampingi Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan John Ester Lase. Ia mengecek sejumlah bagian yang masih membutuhkan penanganan, di antaranya halaman depan yang masih berupa tanah, kolam yang belum terawat, serta gulungan ambal yang belum terpasang.

Kondisi kebersihan di dalam maupun sekitar gedung yang masih berada dalam masa pemeliharaan juga menjadi perhatian.

“Kita tidak ingin seolah seperti menjadi gedung yang ditinggalkan, padahal ini gedung baru. Jadi nanti kita minta pemborong untuk membersihkan gedung ini, merawat dan menjaganya, karena masa pemeliharaannya selesai pada Maret 2027,” kata Zakiyuddin.

Ia juga memeriksa sejumlah fasilitas, termasuk lift pada menara MIC setinggi 99 meter. Berdasarkan hasil pengecekan, lift menara dapat digunakan, sedangkan lift di bagian bangunan utama masjid belum dapat diperiksa.

Selain itu, Zakiyuddin memastikan fasilitas payung elektrik di bagian depan masjid dapat membuka dan menutup dengan baik.

Menurutnya, Medan Islamic Center merupakan bangunan yang megah dan memiliki berbagai fasilitas pendukung. Namun, meski proses serah terima telah dilakukan, kawasan tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan kontraktor sehingga sejumlah bagian masih memerlukan perbaikan dan penyempurnaan.

“Islamic Center ini sangat megah, sangat indah. Tapi memang walaupun sudah serah terima, masih dalam tahap atau masa pemeliharaan oleh pemborong atau kontraktor. Jadi, masih ada yang perlu dalam perbaikan-perbaikan,” ujarnya.

Pemko Medan Siapkan Pengelolaan MIC

Untuk memastikan pengelolaan MIC ke depan berjalan optimal, Pemko Medan akan menggelar rapat dalam waktu dekat guna membahas pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Selain UPT, Pemko Medan juga berencana membentuk Badan Kenaziran Masjid (BKM) yang nantinya berperan dalam mengawal dan mendukung berbagai kegiatan keagamaan di Medan Islamic Center.

Terkait perangkat daerah yang nantinya menaungi UPT, Zakiyuddin menyebut Dinas Perkimcikataru menjadi salah satu opsi. Namun, ia menegaskan struktur kelembagaan dan pola pengelolaan MIC masih akan dibahas lebih lanjut.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Ketua MUI Kota Medan H. Hasan Maksum dan Camat Medan Labuhan Elias Padang.

Zakiyuddin berharap Medan Islamic Center nantinya dapat menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan di Kota Medan. Salah satunya menjadi lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Medan.

Ia menyebut rencana tersebut telah mendapat persetujuan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.

“Dan besar harapan kita nanti, MTQ Kota Medan mudah-mudahan bisa dilaksanakan di sini karena Pak Wali Kota pun sudah setuju,” pungkasnya.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *