Lintas Agama

PBMNBB Medan Timur Gelar Doa 71 Tahun, Erikson Nababan Pimpin Pengurus 2026–2031

321
×

PBMNBB Medan Timur Gelar Doa 71 Tahun, Erikson Nababan Pimpin Pengurus 2026–2031

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Memperkuat iman, merawat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat saling menolong menjadi pesan utama dalam perayaan partangiangan (doa bersama) ke-71 Parsadaan Borsak Mangatasi Nababan Boru-Bere (PBMNBB) Medan Timur. Kegiatan yang dirangkai dengan pelantikan pengurus baru periode 2026–2031 ini berlangsung khidmat dan penuh sukacita di Jalan Pembangunan I, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sabtu (10/10/2026).

Mengusung tema “Bertolong-tolonganlah Menanggung Bebanmu” (Galatia 6:2), perayaan ini menjadi momentum bagi keluarga besar marga Nababan untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat fondasi iman, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin Pendeta Anwar Nababan, M.Th. Dalam khotbahnya yang berlandaskan Galatia 6:2, ia mengingatkan seluruh pomparan (keturunan) Nababan agar senantiasa menjaga persatuan, saling menopang dalam menghadapi berbagai tantangan, serta menjadi garam dan terang bagi masyarakat.

Ia juga berpesan agar seluruh keluarga besar Nababan menjauhi sikap tinggi hati atau ginjang ni roha, serta mengedepankan kerendahan hati, kasih, dan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan pengurus PBMNBB Medan Timur periode 2026–2031 yang dipimpin langsung Ketua Umum PBMNBB Kota Medan, Rafles Nababan.

Dalam prosesi tersebut, Rafles Nababan melantik Erikson A. Nababan, S.Kom., sebagai ketua, Rifai Nababan, S.H., sebagai sekretaris, dan Imelda Nababan, S.H., M.H., sebagai bendahara.

Rafles berharap kepengurusan yang baru dapat membawa PBMNBB Medan Timur semakin solid, memperkuat semangat gotong royong, dan meningkatkan kualitas kegiatan organisasi pada masa mendatang.

“Harapan kami ke depannya punguan PBMNBB ini lebih kompak, saling tolong-menolong, dan untuk acara berikutnya bisa kita meriahkan lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PBMNBB Medan Timur terpilih, Erikson A. Nababan, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya. Ia berharap seluruh anggota dapat terus menjaga kekompakan serta memperkuat budaya saling membantu.

“Terima kasih saya ucapkan kepada kita semua. Semoga ke depannya kita semakin meningkatkan semangat untuk saling tolong-menolong,” ungkap Erikson.

Erikson juga menegaskan bahwa kepengurusan baru telah menyiapkan sejumlah program untuk memajukan organisasi, khususnya dalam bidang pendidikan dan hukum.

“Kita sudah menyiapkan program-program ke depan, seperti pendidikan dan hukum. Jadi, bagi kita semua, jangan sungkan untuk berkonsultasi mengenai pendidikan dan hukum. Kita akan selalu siap membantu,” pesannya.

Di sela-sela acara, Sekretaris PBMNBB Medan Timur menegaskan bahwa partangiangan bukan sekadar agenda adat atau rutinitas tahunan, melainkan fondasi iman untuk membangun masa depan keluarga besar Nababan yang lebih kuat.

Menurutnya, kepengurusan baru berkomitmen memperkuat program sosial dengan semangat satahi saoloan, yakni kebersamaan dan kesatuan dalam menjalankan tujuan bersama.

Program tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap pendidikan anak-anak yang berprestasi serta bantuan bagi anggota keluarga besar yang sedang mengalami kemalangan.

Ia juga menyebut perayaan doa bersama ini sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur Nababan sekaligus ungkapan syukur atas kebersamaan yang terus terpelihara dari generasi ke generasi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Togu Nababan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta para donatur yang telah memberikan dukungan, baik berupa materi maupun tenaga, sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

Menurut Togu, kehadiran ratusan kepala keluarga dalam perayaan tersebut menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dan kebersamaan keluarga besar Nababan tetap terjaga, meskipun hidup di perantauan.

Perayaan partangiangan ke-71 ini pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan komitmen PBMNBB Medan Timur dalam menghadirkan kepedulian nyata bagi sesama.

Semangat Galatia 6:2 menjadi pengingat bahwa iman tidak hanya diwujudkan melalui doa dan ibadah, tetapi juga melalui tindakan nyata, saling menopang, serta kesediaan meringankan beban sesama dalam kasih Kristus.(relis)

Galatia, Kota Medan, Parsadaan Borsak Mangatasi Nababan Boru-Bere Medan Timur,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *