PADANG, Menarapos.id – Sejumlah ruas jalan dan jembatan di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor. Kondisi ini menghambat penanganan darurat, terutama distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak. Untuk mengatasinya, BNPB bersama pemerintah daerah di kabupaten/kota mengerahkan alat berat guna mempercepat pembukaan akses darat.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., melalui siaran pers yang dibagikan di grup WhatsApp Medkom Bencana -6, Kamis (4/12/2025).
Perbaikan Jalan dan Jembatan
Upaya perbaikan dilakukan pada seluruh kategori jalan:
Jalan kabupaten/kota: 321 titik
Jalan provinsi: 172 titik
Jalan nasional: 62 titik
Sebanyak 25 unit alat berat telah dikerahkan untuk memperbaiki kerusakan jalan nasional, terutama di Kabupaten Solok, Agam, dan Tanah Datar. Balai Pelaksana Jalan Nasional menangani kerusakan jalan nasional, sementara Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Sumbar menangani kerusakan di jalan provinsi.
Selain jalan, pemerintah juga mempercepat pemasangan jembatan darurat bailey. Total kebutuhan mencapai 22 unit, tersebar di Kabupaten Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Kota Pariaman, Padang Pariaman, Solok, Kota Padang, dan Tanah Datar.
Pada Rabu (3/12), personel gabungan terus melakukan pembersihan material longsor di Kabupaten Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Solok, dan Pasaman. Normalisasi sungai juga berlangsung di Pesisir Selatan, seperti pembersihan lumpur, batu, dan kayu di Jorong Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Agam.
Dengan perbaikan akses nasional maupun provinsi, distribusi bantuan pangan dan non-pangan diharapkan dapat kembali berjalan optimal. BNPB dan pemerintah daerah juga sedang memetakan titik-titik wilayah yang masih terisolasi, terutama di Kota Padang, Padang Pariaman, dan Agam.
Distribusi Bantuan via Udara
Karena masih ada wilayah yang belum dapat dijangkau melalui jalur darat, BNPB bersama Basarnas dan TNI melanjutkan pengiriman bantuan melalui udara. Hingga Rabu (3/12) pukul 18.00 WIB, bantuan pangan dan non-pangan dengan total berat 6,5 ton berhasil didistribusikan ke Padang Pariaman, Agam, Solok, dan Pesisir Selatan.
Rinciannya:
Kabupaten Agam: 4,1 ton
Padang Pariaman: 843 kg
Solok: 808 kg
Kota Pariaman: 430 kg
Pesisir Selatan: 250 kg
Bantuan yang dikirim antara lain sembako, biskuit, air mineral, makanan bayi, susu kemasan, obat-obatan, pembalut, paket sandang, dan kasur lipat.
Secara akumulatif, sejak 28 November hingga 3 Desember 2025, total bantuan udara yang telah disalurkan mencapai 18 ton.(ac/rel)






