Teknologi

Dari Rumah Nyaris Roboh ke Harapan Baru di Langkat

212
×

Dari Rumah Nyaris Roboh ke Harapan Baru di Langkat

Sebarkan artikel ini
Teks:Moment penyalaan listrik dirumah pak Suranto sebagai tanda awal harapan baru untuk keluarga Suranto. (ist)

LANGKAT, Menarapos.id — Senyum haru tampak di wajah Suranto, warga Desa Perkotaan, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Rumah yang sebelumnya nyaris roboh—beratap bocor, berdinding rapuh, dan berlantai tanah—kini berdiri kokoh dan layak huni.

Perubahan itu hadir melalui program bantuan bedah rumah dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara. Bantuan tersebut diberikan pada awal Syawal, membawa harapan baru bagi keluarga prasejahtera.

Tak hanya memperbaiki tempat tinggal, YBM PLN juga memberikan sepasang kambing sebagai dukungan ekonomi. Bantuan ini diharapkan menjadi sumber penghasilan tambahan sekaligus mendorong kemandirian keluarga.

“Terima kasih kepada PLN. Semoga semua diberi kesehatan dan keberkahan,” kata Suranto, menahan haru.

Kepala Desa Perkotaan, Kasino, menilai bantuan tersebut memberi dampak nyata bagi warganya. Selain menghadirkan hunian layak, program ini juga membuka peluang usaha bagi penerima manfaat.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, mengatakan program ini berasal dari zakat pegawai PLN yang dihimpun sebesar 2,5 persen dan disalurkan melalui YBM PLN.

Menurut dia, program tersebut mencerminkan komitmen PLN untuk tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“PLN ingin hadir memberi manfaat yang berkelanjutan, baik secara sosial maupun ekonomi,” ujarnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung pengentasan kemiskinan dan pembangunan yang lebih inklusif.

Melalui kegiatan sosial semacam ini, PLN UID Sumatera Utara berupaya menghadirkan terang yang lebih luas—tak hanya melalui listrik, tetapi juga melalui perbaikan kualitas hidup masyarakat.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *