MEDAN, Menarapos.id – Geladak Kapal KRI Bima Suci di Pelabuhan Belawan menjadi panggung pertemuan para elite sipil, militer, dan bangsawan. Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, tampak hadir di antara tamu undangan dalam acara Deck Reception ASEAN Plus Cadet Sail 2026, pada Selasa petang, 7 April 2026,
Acara yang digelar Komando Daerah TNI Angkatan Laut I itu tak sekadar seremoni. Sejumlah pejabat penting terlihat berbaur: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, anggota DPRD Saipul Bahri, hingga Sultan Deli XIV, Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah. Deretan konsul dari negara sahabat juga ikut meramaikan jamuan di atas kapal latih kebanggaan TNI AL tersebut.
Di balik suasana resmi dan hangatnya perjamuan, kegiatan ini menyimpan misi yang lebih luas. ASEAN Plus Cadet Sail 2026 dirancang sebagai instrumen diplomasi maritim—menghubungkan para kadet dari negara-negara ASEAN dan mitra global dalam satu pelayaran panjang lintas batas.
Program ini berlangsung selama 124 hari, melibatkan peserta dari berbagai negara. Selain mempererat relasi antarbangsa, pelayaran ini menjadi ruang pembelajaran bersama tentang dunia kemaritiman—sektor yang kian strategis di tengah dinamika geopolitik kawasan.
Namun, di tengah narasi persahabatan dan kerja sama, kehadiran para pejabat daerah dalam forum semacam ini juga menegaskan satu hal: diplomasi tak lagi hanya milik pusat. Daerah mulai mengambil peran, meski masih sebatas simbolik, di atas geladak kapal yang berlayar membawa pesan persatuan.(rel)






