Wakil Rakyat

Kader PAN Medan Sebut Isu Zulhas Penyebab Banjir Sumatera–Aceh sebagai Pembodohan Publik

354
×

Kader PAN Medan Sebut Isu Zulhas Penyebab Banjir Sumatera–Aceh sebagai Pembodohan Publik

Sebarkan artikel ini
Teks : Anggota DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani saat di Lanud Suwondo untuk menyerahkan bantuan Presiden Prabowo Subianto kepada warga terdampak banjir di Sibolga dan Tapanuli Tengah. (Amsal)
Teks : Anggota DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani saat di Lanud Suwondo untuk menyerahkan bantuan Presiden Prabowo Subianto kepada warga terdampak banjir di Sibolga dan Tapanuli Tengah. (Amsal)

MEDAN, Menarapos.id – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas kembali ramai diperbincangkan setelah namanya dikaitkan dengan bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Kader PAN di Medan, Edwin Sugesti Nasution, menilai isu tersebut sebagai fitnah yang bertujuan merusak citra partainya.

“Saya sebagai kader sangat mengutuk keras isu yang menyebut Ketum kami penyebab banjir di Sumatera–Aceh. Itu sudah keterlaluan dan merupakan pembodohan publik,” kata Edwin, anggota DPRD Medan, saat ditemui di Bandara Lanud Soewondo, Selasa, 2 Desember 2025.

Edwin mengatakan seluruh kader PAN merasa tersakiti dengan tudingan yang menghubungkan Zulhas dengan bencana tersebut. Menurut dia, narasi yang beredar di media sosial tidak relevan karena mengaitkan banjir tahun 2025 dengan kebijakan Zulhas saat menjabat Menteri Kehutanan pada 2009–2014.

“Isu itu tidak masuk akal. Menghubungkan banjir sekarang dengan kebijakan lebih dari sepuluh tahun lalu adalah keliru,” ujarnya.

Edwin menilai tak ada satu pun pihak yang menginginkan terjadinya bencana. Karena itu, ia menyebut tuduhan terhadap Zulhas sebagai langkah politis yang naif.

“Ini semua kehendak Tuhan. Sangatlah naif ada orang yang melempar isu murahan seperti itu,” kata mantan Bendahara DPD PAN Medan tersebut.

Ia menegaskan kader PAN siap berada di garis depan untuk membela ketua umumnya dari tuduhan yang beredar di media sosial. “Kami berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh isu murahan,” ujar Edwin.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *