Nasional

MAI Sumut Ajak Insan Pers Bangkitkan Mental Korban Banjir

314
×

MAI Sumut Ajak Insan Pers Bangkitkan Mental Korban Banjir

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id — Media massa bukan hanya perantara informasi, tetapi juga penopang semangat publik ketika bencana melanda. Menyadari peran strategis itu, organisasi Macan Asia Indonesia (MAI) menyalurkan bantuan bagi insan pers yang terdampak banjir di Kota Medan.

Penyerahan bantuan dipimpin Ketua DPD MAI Sumatera Utara M. Khalil Prasetyo di Sekretariat MAI Sumut dan MAI Medan, Jalan Mapilindo No. 69, Medan Perjuangan, Senin, 8 Desember 2025. Ia didampingi Sekretaris DPD MAI Sumut Saiful Apas, Ketua DPC MAI Medan Suwarno, Sekretaris MAI Medan Zullifkar AB, Bendahara MAI Medan Said Assegaf, serta pengurus lainnya.

Khalil, yang akrab disapa Mastyo, menekankan bahwa wartawan adalah “saudara” yang berdiri di garis depan penyampaian informasi. Ketika rumah dan peralatan kerja mereka ikut terendam, semangat liputan tetap diharapkan tidak padam.

“Kami berempati sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa rekan-rekan pers. Media memiliki kekuatan besar untuk memulihkan semangat masyarakat. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban agar rekan-rekan tetap tegak meliput dalam situasi sulit,” ujar Mastyo.

Ia menambahkan, langkah MAI tak berhenti di Medan. Organisasi kini tengah menggalang dana dan menyiapkan bantuan untuk korban banjir di wilayah Tapanuli dan Sibolga. Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya mengandalkan bantuan pangan.

“Banjir bukan hanya menghilangkan harta benda, tapi juga meruntuhkan usaha dan sumber penghasilan warga. MAI berupaya hadir menata kembali kemandirian itu. Kami akan menggandeng lembaga keuangan dan sektor swasta melalui program CSR agar ekonomi masyarakat bisa bangkit,” kata dia.

Perwakilan wartawan, Amsari, mengapresiasi kepedulian MAI. Ia berharap organisasi tersebut terus berkembang dan konsisten membantu masyarakat.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *