PemerintahanSeni

Pemprovsu Gelar Nobar Film “Agak Laen” Hibur Relawan dan Warga Tapsel

340
×

Pemprovsu Gelar Nobar Film “Agak Laen” Hibur Relawan dan Warga Tapsel

Sebarkan artikel ini
Teks : Relawan bersama warga korban banjir dan longsor dari Desa Garoga, Hutagodang dan Ngandol, beramai ramai menonton film "Agak Laen" yang di tayangkan oleh mobil videotron milik Dinas Kominfo dan Dinas Perhubungan Sumut, di posko pengungsian, Desa Batuhula, Kecamatan Aek Garoga, Tapanuli Selatan, Sabtu (27/12/2025).

TAPANULI SELATAN, Menarapos.id — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggelar nonton bareng film Agak Laen bagi pengungsi dan relawan bencana banjir dan longsor di Pos Pengungsian Batuhula, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan. Kegiatan ini difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika serta Dinas Perhubungan Sumut dengan menggunakan mobil videotron.

Pos pengungsian Batuhula menjadi salah satu lokasi dengan jumlah pengungsi terbanyak, terutama warga dari Kecamatan Batangtoru dan Garoga. Wilayah tersebut terdampak cukup parah akibat banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November lalu.

Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya Pemerintah Provinsi Sumut untuk memberikan hiburan dan dukungan psikologis kepada para pengungsi dan relawan.

“Ini arahan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution agar relawan dan masyarakat terdampak bisa mendapatkan hiburan sederhana, setidaknya untuk mengurangi beban dan kelelahan mereka,” kata Erwin di Batangtoru, Sabtu (27/12).

Menurut Erwin, hiburan ini juga diharapkan dapat membantu pemulihan trauma korban bencana, khususnya anak-anak, serta menambah semangat relawan yang terlibat dalam penanganan bencana.

“Kami berharap anak-anak bisa kembali ceria dan relawan mendapatkan penyegar setelah bekerja keras di lapangan,” ujarnya.

Selain fasilitas hiburan, Pos Pengungsian Batuhula juga dilengkapi dapur umum dan layanan kesehatan gratis melalui Bus Operasi Lapangan milik Pemprov Sumut. Bus tersebut dilengkapi peralatan medis untuk pengobatan dan tindakan medis ringan.

Seorang pengungsi, Alwi, warga Desa Hutagodang, mengaku terhibur dengan kegiatan nonton bersama tersebut. Ia berharap perhatian pemerintah terhadap korban bencana, terutama anak-anak, terus berlanjut.

“Sudah lama kami tidak menonton televisi. Anak-anak senang, kami juga terhibur. Mudah-mudahan bantuan terus berlanjut supaya kami bisa segera pulih,” kata Alwi.(ac/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *