Nasional

Pertamina Tambah SPBU 24 Jam di Sumut, Antrean BBM Diperkirakan Berkurang

319
×

Pertamina Tambah SPBU 24 Jam di Sumut, Antrean BBM Diperkirakan Berkurang

Sebarkan artikel ini
Teks : Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution bersama Menteri ESDM, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, Dirut Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra, serta Anggota DPR RI Musa Rajekshah saat mengikuti rapat darurat banjir dan longsor di Kantor Bupati Tapteng, Selasa (2/12/2025).(ist)
Teks : Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution bersama Menteri ESDM, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, Dirut Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra, serta Anggota DPR RI Musa Rajekshah saat mengikuti rapat darurat banjir dan longsor di Kantor Bupati Tapteng, Selasa (2/12/2025).(ist)

TAPTENG, Menarapos.id – Pertamina akan menambah jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi 24 jam di Sumatera Utara (Sumut). Langkah ini diambil untuk mengurangi antrean panjang di sejumlah SPBU.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyampaikan hal itu usai mengikuti rapat darurat penanganan bencana bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kantor Bupati Tapanuli Tengah, Selasa (2/12/2025).

“Medan saat ini memiliki 90 SPBU, dengan 40 di antaranya beroperasi 24 jam. Dari hasil rapat, akan kami tambah menjadi sekitar 60 SPBU yang buka 24 jam, dan rencananya bisa sampai 90 SPBU,” kata Ega.

Ega juga menegaskan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Medan aman. Dua kapal pengangkut BBM telah bersandar di Medan.

“Untuk Medan, stok kami aman karena dua kapal sudah bersandar di terminal. Untuk mengurangi antrean, SPBU 24 jam akan ditambah,” ujarnya.

Sementara itu, terkait pasokan BBM di Tapanuli Tengah dan Sibolga, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pengiriman akan mulai dilakukan malam ini. Selama ini pasokan BBM ke kedua wilayah terdampak bencana masih terbatas.

“Mulai malam ini, BBM akan kami coba masukkan ke Tapteng. Selama ini pasokannya sulit karena kondisi jalan, tapi malam ini akan dicoba dari Pelabuhan Sibolga,” kata Bahlil.

Bahlil juga meminta Pertamina Patra Niaga mengaktifkan lima pompa bensin dan mengoperasikannya 24 jam.

“Saya minta dari tiga pompa aktif, ditambah menjadi lima pompa 24 jam, tanpa perlu pakai barcode. Ini untuk mengantisipasi kebutuhan, tapi saya minta agar penggunaan betul-betul sesuai kebutuhan,” ujar Bahlil.(ac/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *