Headline

Rico Gelar Pasar Murah di 151 Kelurahan Selama Ramadan

260
×

Rico Gelar Pasar Murah di 151 Kelurahan Selama Ramadan

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka Pasar Murah Pemko Medan dalam rangka menyambut Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Dalam kesempatan itu, Rico menegaskan agar distribusi bahan pokok tepat sasaran dan bebas dari praktik kecurangan.

“Jangan sampai masyarakat sudah senang dengan adanya pasar murah ini, tapi begitu sampai di kelurahan barangnya tidak ada. Baru dua hari sudah habis. Saya minta sistemnya diatur, jangan ada orang dalam yang bermain, itu pelanggaran berat karena menyangkut kepercayaan masyarakat,” kata Rico saat membuka acara di Lapangan Warna Warni Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kamis (12/2/2026).

Pasar murah digelar mulai 12 Februari hingga 12 Maret 2026 dan tersebar di 151 kelurahan se-Kota Medan. Rico menyebut kegiatan ini untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.

“Pemko Medan berkomitmen memperhatikan kebutuhan warga. Apalagi menjelang puasa, kebutuhan pokok pasti meningkat, dari belanja harian sampai persiapan bikin kue lebaran,” ujarnya.

Menurut Rico, pasar murah juga bertujuan menekan harga kebutuhan pokok di pasaran. Pemko Medan menggelontorkan subsidi lebih dari Rp 4 miliar agar harga bahan pokok lebih murah dibanding harga pasar. Salah satu komoditas utama yang disiapkan yakni beras dengan total stok 430 ton.

“Jika satu ton beras dibagi dalam kemasan 5 kilogram, maka 400 ton saja bisa menjangkau 80 ribu warga. Saya ingin pastikan manfaat ini benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia memastikan bahan pokok yang dijual memiliki kualitas baik.

“Beras yang kita jual bukan SPHP, tapi beras medium menuju premium. Biasanya Rp 15 ribu per kilogram, sekarang menjadi Rp 11.600,” jelasnya.

Selain beras, sejumlah komoditas lain juga mengalami penurunan harga. Gula pasir dari Rp 18.500 menjadi Rp 15.200 per kilogram, tepung terigu dari Rp 10.500 menjadi Rp 8.600 per kilogram, telur dari Rp 1.900 menjadi Rp 1.350 per butir, serta kacang tanah kupas dari Rp 34 ribu menjadi Rp 28.600 per kilogram.

Minyak goreng turun dari Rp 20.500 menjadi Rp 17.700 per liter, margarin dari Rp 9.500 menjadi Rp 6.400 per kemasan. Sirup berbagai merek juga turun harga, di antaranya Sarang Tawon Standard Quality 430 ml dari Rp 18.300 menjadi Rp 17 ribu per botol, Sarang Tawon Raspberry 630 ml dari Rp 22 ribu menjadi Rp 18.667 per botol, serta Pohon Pinang Standard Quality 520 ml dari Rp 21 ribu menjadi Rp 19.500 per botol.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan Citra Effendi Capah mengatakan pasar murah digelar di 151 titik selama 30 hari dengan total subsidi Rp 4.170.656.500.

“Ini merupakan salah satu langkah Pemko Medan untuk mengendalikan harga barang kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat dalam pemenuhan ketersediaan bahan pangan,” katanya.

Pembukaan pasar murah yang dirangkaikan dengan penyerahan sembako kepada warga kurang mampu itu turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Medan Hadi Suhendra, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsun, serta para camat.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *