Wakil Rakyat

Sambut Imlek, Wong Kunjungi Anak Stunting dan Salurkan Bantuan

264
×

Sambut Imlek, Wong Kunjungi Anak Stunting dan Salurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Menyambut Hari Raya Imlek 2577 Kongzili tahun 2026, Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan, kembali mengunjungi sejumlah anak penderita stunting di beberapa kecamatan, Sabtu (14/2). Dalam kegiatan sosial tersebut, ia menyalurkan bantuan berupa susu dan nutrisi sekaligus memastikan kondisi kesehatan anak-anak tersebut tetap mendapat perhatian.

Kunjungan diawali ke kediaman Zihan Aris Pakpahan (5), putra pasangan Zurahmat Pakpahan dan Siska Melfi Putri, di Jalan Mustapa Gang 7, Kelurahan Pulau Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur. Zihan yang juga menderita cerebral palsy masih menjalani perawatan intensif.

Siska mengungkapkan apresiasi atas kepedulian Wong Chun Sen yang dinilai konsisten sejak masih menjabat sebagai anggota DPRD.

“Sejak tahun lalu saat masih menjadi anggota DPRD hingga kini menjabat Ketua DPRD Medan, beliau rutin datang melihat kondisi Zihan,” ujarnya.

Selanjutnya, Wong mengunjungi Adriel Delano Siagian (4) di Jalan Gurilla, Kecamatan Medan Perjuangan. Kedatangannya disambut hangat oleh Adriel yang akrab memanggilnya “Opung Wong”. Saat ini, Adriel sudah mampu berjalan meski kemampuan bicaranya masih terbatas.

“Terima kasih Pak Wong atas kepedulian terhadap anak-anak stunting di Kota Medan,” ucap keluarga Adriel.

Rangkaian kunjungan berlanjut ke rumah Asifa Amelia di Jalan Pimpinan Gang Langgar. Kondisi Asifa masih terbaring dan membutuhkan perhatian khusus. Wong menyerahkan bantuan susu dan vitamin kepada nenek yang merawatnya.

Kunjungan terakhir dilakukan ke rumah Afia Indira Putri di Jalan Pertiwi Gang Kesuma. Karena pihak keluarga tidak berada di tempat, bantuan susu dan nutrisi dititipkan kepada tetangga setempat.

Wong menegaskan kegiatan tersebut merupakan komitmen pribadinya dalam membantu masyarakat, khususnya anak-anak penderita stunting.

“Ini kewajiban kita sebagai sesama manusia untuk saling membantu. Saya melihat beberapa anak yang sebelumnya kita pantau kini sudah pulih dan tumbuh normal. Artinya, stunting bisa kita atasi bersama,” ujarnya.

Ia berharap Kota Medan dapat terbebas dari stunting melalui kolaborasi semua pihak. “Ini perjuangan bersama,” tegasnya.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *