Pemerintahan

Wagubsu Paparkan Kondisi Terkini Daerah Terdampak Bencana ke Komisi VIII DPR

323
×

Wagubsu Paparkan Kondisi Terkini Daerah Terdampak Bencana ke Komisi VIII DPR

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto : Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menerima kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI terkait pengawasan penanggulangan bencana di Ruang Rapat I Lantai II Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30 Medan, Sabtu, 6 Desember 2025.(ist)

MEDAN, Menarapos.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya memaparkan kondisi terkini sejumlah wilayah yang terdampak banjir, longsor, dan banjir bandang kepada Komisi VIII DPR RI. Pemaparan ini disampaikan dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII terkait pengawasan penanggulangan bencana di Kantor Gubernur Sumut, Sabtu, 6 Desember 2025.

Surya menyebut berdasarkan infografis kebencanaan, total 407.256 kepala keluarga atau sekitar 1,5 juta jiwa terdampak. Sebanyak 37.158 orang mengungsi, 318 orang meninggal, 647 luka-luka, dan 123 warga masih hilang.

Wilayah paling parah terdampak meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Langkat, Kota Sibolga, serta beberapa bagian Deliserdang dan Kota Medan. Sejumlah jalur nasional terputus, termasuk ruas Tarutung–Sibolga dan Batangtoru–Pandan di perbatasan Tapsel–Tapteng.

Menurut Surya, bencana terjadi saat para kepala daerah menghadiri Upacara Hari Guru. Gubernur Sumut Bobby Nasution langsung memerintahkan penyaluran bantuan, namun akses menuju Sibolga sempat tertutup akibat longsor sehingga pemerintah daerah menggunakan jalur udara untuk pengiriman logistik.

Situasi serupa terjadi di Kabupaten Langkat, tempat 1.834 rumah terendam banjir. Kota Medan ikut terdampak, termasuk kawasan Kantor Gubernur. Pemerintah Provinsi mendirikan Posko Bencana di Jalan AH Nasution untuk pengumpulan bantuan serta pos logistik di Lanud Soewondo sebelum didistribusikan.

“Tidak ada waktu bersantai. Bapak Gubernur lebih sering berada di lokasi bencana. Semua wilayah kami pantau dan daerah yang belum menerima bantuan segera diprioritaskan,” kata Surya.

Pemprov Sumut bersama unsur Forkopimda telah mengirim bantuan pangan, kebutuhan bayi dan ibu hamil, pakaian, selimut, perlengkapan ibadah, hingga kebutuhan papan seperti kasur, tikar, ember, serta peralatan memasak. Bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan juga dikerahkan.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI Ansory Siregar menyampaikan duka cita atas musibah ini dan menekankan pentingnya percepatan pemulihan sosial ekonomi. Ia meminta pemerintah daerah segera melapor ke pusat jika ada kebutuhan tambahan.

Usai pertemuan, Ansory menyerahkan bantuan sosial kebencanaan dari Kementerian Sosial berupa logistik dan dukungan dapur umum dengan total nilai Rp 12,06 miliar.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, anggota Komisi VIII, perwakilan BNPB, Kemensos, dan sejumlah OPD Sumut.(ac/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *