Pemerintahan

Bobby Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Tapanuli Tengah, Janjikan Perbaikan Rumah dan Infrastruktur

321
×

Bobby Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Tapanuli Tengah, Janjikan Perbaikan Rumah dan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution bersama Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu berdialog dengan warga pengungsi di Posko Pengungsian Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.(ist)

TAPANULI TENGAH, Menaraposid – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau lokasi terdampak banjir dan longsor di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Ia memastikan pemerintah akan membenahi rumah warga serta infrastruktur yang rusak akibat bencana tersebut.

Hutanabolon sempat terisolasi hampir dua pekan karena akses jalan tertimbun lumpur, kayu, dan bebatuan besar. Setelah jalur transportasi kembali terbuka, Bobby Nasution mendatangi wilayah tersebut untuk melihat langsung kondisi warga.

Menurut Bobby, rehabilitasi akan mencakup perbaikan rumah warga, infrastruktur, serta fasilitas publik. Pemerintah juga menyiapkan bantuan sesuai tingkat kerusakan rumah.

“Rumah rusak ringan, sedang, berat, hingga yang hilang akan mendapatkan bantuan. Rusak ringan Rp15 juta, rusak sedang Rp30 juta, rusak berat Rp60 juta. Untuk rumah dan tanah yang hilang, akan disiapkan rumah layak huni. Infrastruktur dan fasilitas umum juga akan diperbaiki,” kata Bobby saat berdialog dengan warga, Jumat (26/12/2025).

Saat ini, pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Tapanuli Tengah tengah berlangsung di Kecamatan Pinangsori sebanyak 118 unit. Bobby berharap lokasi hunian bagi warga Hutanabolon berada di kawasan yang aman dari ancaman longsor dan banjir.

“Lokasinya diserahkan ke Bupati, yang penting aman dari bencana dan layak dihuni,” ujarnya didampingi Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.

Dalam kunjungan tersebut, Bobby juga menyerahkan bantuan logistik serta hadiah Natal bagi anak-anak pengungsi. Ia berharap bantuan itu dapat meringankan beban warga yang terdampak.

Salah satu warga Hutanabolon, Irma Tanjung, mengatakan rumahnya hilang akibat longsor dan kini telah sebulan tinggal di pengungsian. Ia berharap relokasi hunian tidak terlalu jauh dari lokasi tempat tinggal sebelumnya.

“Rumah saya sudah tidak ada lagi, tertimbun longsor dan lumpur. Kalau direlokasi, saya berharap tidak terlalu jauh dari sini,” kata Irma.(rel/AC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *