Pemerintahan

Bobby Imbau Warga Sumut Waspada Hantavirus

317
×

Bobby Imbau Warga Sumut Waspada Hantavirus

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran hantavirus yang kini menjadi perhatian di sejumlah negara.

Hal itu disampaikan Bobby saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (12/5/2026). Bobby mengatakan Indonesia sudah menemukan kasus suspect hantavirus meski belum ditemukan di Sumatera Utara.

Karena itu, Pemprov Sumut masih menunggu arahan resmi dari Kementerian Kesehatan RI terkait langkah penanganan dan pencegahan virus tersebut.

“Yang pasti pertama kita menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan. Yang paling utama tentu menginformasikan kepada masyarakat terkait pencegahannya,” kata Bobby.

Bobby menjelaskan hantavirus memiliki pola penyebaran yang berbeda dengan COVID-19. Meski begitu, virus tersebut tetap perlu diwaspadai karena dapat menular melalui paparan kotoran dan urine tikus yang mengering.

“Bukan hanya karena gigitan tikus. Kotoran atau kencing tikus yang sudah kering bisa terbawa udara saat dibersihkan dan itu berpotensi menyebabkan penyebaran virus,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat lebih memperhatikan kebersihan lingkungan, terutama di gudang, rumah kosong, atau tempat yang lama tidak dibersihkan dan berpotensi menjadi sarang tikus.

Menurut Bobby, proses pembersihan juga harus dilakukan dengan benar agar partikel virus tidak beterbangan di udara.

“Kalau membersihkan tempat yang ada kotoran tikusnya, jangan langsung disapu kering. Sebaiknya disiram dulu agar partikelnya tidak beterbangan di udara, baru dibersihkan,” ucapnya.

Selain edukasi pencegahan, Pemprov Sumut juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan sosialisasi pola hidup bersih dan menjaga sanitasi lingkungan.

Bobby menilai menjaga kebersihan menjadi langkah paling efektif untuk menekan potensi penyebaran hantavirus di tengah masyarakat.

“Kalau kebersihan dijaga, saya rasa ini bisa mengurangi potensi penyebaran virus,” pungkasnya.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *