MEDAN, Menarapos.id – Sebagian wilayah di Kota Medan masih mengalami pemadaman listrik hingga lebih dari 30 jam akibat gangguan jaringan listrik Muaro, Jambi, sejak Jumat (22/5/2026). Kondisi tersebut memicu keluhan dan kekecewaan warga terhadap lambannya penanganan yang dilakukan pihak PLN.
Hingga Minggu (24/5/2026) dini hari, sejumlah kawasan di Medan masih gelap gulita. Salah satunya di kawasan Rawacangkok 4, Kelurahan TSM 3, Kecamatan Medan Denai, yang disebut masih belum dialiri listrik.
Warga mengaku aktivitas sehari-hari terganggu akibat padamnya aliran listrik yang berkepanjangan. Mereka kesulitan mendapatkan air bersih karena pompa air tidak dapat digunakan.
“Kalau listrik padam begini jelas kami susah. Untuk kebutuhan sehari-hari pun harus numpang ke tetangga yang pakai genset,” ujar Ipul, salah seorang warga.
Ia berharap PLN segera bergerak cepat menyelesaikan persoalan tersebut agar masyarakat tidak terus dirugikan.
“Listrik itu berkaitan dengan air juga. Kalau pompa air tak hidup, otomatis kami tak bisa dapat air,” katanya.
Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan hilangnya sinyal telekomunikasi akibat pemadaman berkepanjangan. Kondisi itu membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk mengisi daya ponsel dan mencari jaringan internet di warung kopi.
“Tolonglah kami Pak PLN, kami ini pelanggan. Kalau telat bayar listrik langsung ada teguran, tapi saat kondisi seperti ini kami berharap penanganannya juga cepat dan sigap,” keluhnya.(rel)






