Teknologi

PLN Pastikan Stadion AFF U-19 Sumut Terang Tanpa Gangguan

214
×

PLN Pastikan Stadion AFF U-19 Sumut Terang Tanpa Gangguan

Sebarkan artikel ini
Teks: General Manager PLN UID Sumut, Mundhakir (kanan) saat memberikan arahan kepada Manager UP3 Lubuk Pakam dsn Tim terkait kelistrikan di Stadion Utama Sumatera Utara. (ist)

MEDAN, Menarapos.id – Menjelang bergulirnya ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 atau Piala AFF U-19 di Sumatera Utara, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan di seluruh venue pertandingan dan fasilitas pendukung. Pengamanan pasokan listrik disiapkan secara berlapis guna menjamin seluruh rangkaian pertandingan berjalan tanpa gangguan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung yang dilakukan General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, bersama jajaran Senior Manager dan Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) terkait ke sejumlah lokasi strategis, Kamis (28/5/2026), sebagaimana dalam siaran persnya Sabtu, 30 Mei 2026.

Peninjauan dilakukan di Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Madya Sumatera Utara 1, serta Stadion Mini Pancing yang menjadi bagian dari infrastruktur pendukung turnamen sepak bola kelompok usia paling bergengsi di kawasan ASEAN tersebut.

Tak hanya memeriksa kesiapan kelistrikan di area stadion, rombongan juga meninjau sejumlah gardu hubung yang menjadi tulang punggung distribusi listrik menuju lokasi pertandingan, di antaranya Gardu Hubung Sport Center dan Gardu Hubung Pancing.

Pemeriksaan meliputi kesiapan suplai utama dan cadangan, sistem proteksi jaringan, peralatan pendukung, sarana komunikasi, hingga pola koordinasi petugas yang akan bertugas selama turnamen berlangsung.

Mundhakir menegaskan, keandalan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan ajang olahraga internasional. Menurutnya, kesiapan PLN tidak hanya diukur dari kemampuan menyediakan daya listrik yang cukup, tetapi juga kecepatan sistem dalam mengantisipasi dan menangani potensi gangguan.

“Ajang internasional ini menjadi momentum penting bagi Sumatera Utara. Kehadiran atlet, ofisial, dan masyarakat dari berbagai daerah harus didukung oleh layanan kelistrikan yang andal. Karena itu, kami memastikan pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari jaringan, gardu hubung, peralatan cadangan, sistem pemantauan, hingga kesiapan personel,” ujar Mundhakir.

Untuk mendukung keandalan tersebut, PLN UID Sumatera Utara menerapkan skema pengamanan berlapis di seluruh lokasi prioritas. Sistem tersebut mencakup suplai utama dan cadangan dari jaringan PLN, dukungan Uninterruptible Power Supply (UPS), genset, hingga Unit Gardu Bergerak (UGB).

Selain itu, PLN juga memperkuat sistem pengamanan melalui fasilitas Automatic Change Over Switch (ACOS), kendali jarak jauh, serta pemantauan jaringan secara real-time menggunakan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) yang terhubung dengan Distribution Control Center (DCC).

Selama pelaksanaan turnamen, PLN menyiagakan 11 posko siaga dengan dukungan 250 personel yang ditempatkan di berbagai titik prioritas. Untuk menunjang respons cepat di lapangan, PLN juga menyiapkan 12 unit genset, sembilan unit UPS, tujuh unit gardu bergerak, tiga unit truk crane, 12 kendaraan operasional, serta 10 sepeda motor operasional.

Kesiagaan tersebut tidak hanya difokuskan pada venue pertandingan, tetapi juga mencakup sejumlah fasilitas pendukung seperti lapangan latihan, Bandara Internasional Kualanamu, rumah sakit rujukan, hingga berbagai fasilitas publik yang berpotensi menjadi pusat aktivitas selama turnamen berlangsung.

“Kami ingin memastikan listrik hadir secara andal pada setiap momen penting. Olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat, membangun optimisme, dan memperkenalkan potensi daerah. PLN siap memberikan dukungan terbaik agar Sumatera Utara menjadi tuan rumah yang baik dan seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar,” tutup Mundhakir.

Sebagai informasi, ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 dijadwalkan berlangsung pada 1-13 Juni 2026 di Sumatera Utara. Sejumlah pertandingan akan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Madya 1.

Pada laga pembuka, Senin (1/6/2026), Vietnam akan menghadapi Timor-Leste, sementara Timnas Indonesia U-19 dijadwalkan berhadapan dengan Myanmar di Stadion Utama Sumatera Utara. Turnamen ini menjadi salah satu ajang sepak bola usia muda terbesar di Asia Tenggara dan diharapkan mampu memperkuat citra Sumatera Utara sebagai tuan rumah event olahraga internasional.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *