Pemerintahan

Bobby Siapkan 2 Akses Baru ke Air Panas Karo

317
×

Bobby Siapkan 2 Akses Baru ke Air Panas Karo

Sebarkan artikel ini
Foto:Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menerima audiensi Bupati Karo, Antonius Ginting, beserta jajarannya di ruang kerja Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (22/6/2026).(Diskominfo Sumut)

MEDAN, Menarapos.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan dua jalur akses baru menuju kawasan Wisata Air Panas Karo di Desa Semangat Gunung, Kabupaten Karo. Langkah ini dilakukan setelah pemerintah memastikan tidak ada lagi pungutan bagi wisatawan yang berkunjung ke destinasi tersebut.

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengatakan pembangunan akses baru menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan daya saing Wisata Air Panas Karo sebagai salah satu destinasi unggulan di Sumut.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karo dan Pemerintah Provinsi Sumut sepakat menghapus pungutan bagi pengunjung kawasan wisata tersebut. Menurut Bobby, kebijakan itu diambil untuk mengakhiri polemik yang selama ini kerap muncul.

“Kita sudah komitmen tidak ada lagi pungutan kepada pengunjung. Ini menjadi langkah awal untuk menaikkan kelas objek pariwisata kita, kemudian akses yang lebih mudah juga sangat penting,” kata Bobby usai menerima audiensi Bupati Karo di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (22/6/2026).

Selain membangun akses jalan, Bobby juga mendorong pengembangan kampung wisata di sekitar kawasan Air Panas Karo. Kampung wisata itu diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat melalui sentra oleh-oleh, food court, hingga berbagai usaha pendukung pariwisata lainnya.

“Bisa memanfaatkan CSR pelaku usaha di sana. Dana CSR yang dikumpulkan dapat digunakan untuk membangun kampung wisata dan pengelolaannya melibatkan masyarakat setempat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karo, Antonius Ginting, menjelaskan dua jalur baru tersebut tidak hanya mempermudah akses wisatawan menuju Air Panas Karo, tetapi juga membantu mengurai kemacetan di kawasan Berastagi.

Jalur pertama akan menghubungkan Penatapan Berastagi dengan Desa Semangat Gunung. Sedangkan jalur kedua menghubungkan Jaranguda, Berastagi, dengan Desa Semangat Gunung.

“Jadi orang dari Medan bisa langsung ke lokasi tanpa harus melalui Daulu. Sementara wisatawan dari Simalungun atau Aceh Tenggara bisa masuk melalui Jaranguda. Ini juga membantu memecah kemacetan lalu lintas di Berastagi,” kata Antonius.

Ia menambahkan, skema retribusi ke depan akan dibebankan kepada pelaku usaha melalui pajak restoran, penginapan, tempat pemandian, parkir, dan sektor usaha lainnya. Menurutnya, para pelaku usaha telah menyepakati skema tersebut.

“Retribusinya dari situ. Kemudian masyarakat yang selama ini bertugas mengutip retribusi akan dialihkan ke pekerjaan yang lebih profesional, seperti pengelolaan parkir, kebersihan, dan layanan wisata lainnya,” ujarnya.

Dengan penghapusan pungutan dan pembangunan akses baru, pemerintah berharap Wisata Air Panas Karo semakin nyaman dikunjungi serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *