Headline

AHY Tutup Rakernas XVIII APEKSI di Medan

1014
×

AHY Tutup Rakernas XVIII APEKSI di Medan

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Grand City Hall Medan, Kamis (2/7/2026). Penutupan tersebut menandai berakhirnya forum para wali kota se-Indonesia yang menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk pembangunan perkotaan sekaligus memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah.

Acara penutupan dihadiri Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas selaku tuan rumah, Anggota DPR RI Muhammad Lokot Nasution, Komisaris Independen PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Pietra Machreza Paloh, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, para wali kota se-Indonesia, Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, serta Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman.

Dalam sambutannya, AHY menegaskan pembangunan kota yang tangguh hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Menurutnya, Rakernas APEKSI menjadi forum strategis karena mempertemukan para wali kota yang memahami langsung kebutuhan dan persoalan masyarakat di daerah.

“Kami ingin membangun semangat kolektif antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kota-kota yang tangguh akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan Indonesia,” ujar AHY.

AHY mengatakan kawasan perkotaan saat ini menghadapi beragam tantangan, mulai dari urbanisasi, kepadatan permukiman, kemacetan, pengelolaan sampah, banjir, hingga kesenjangan sosial dan ekonomi. Karena itu, pembangunan infrastruktur yang terintegrasi perlu terus diperkuat guna meningkatkan konektivitas antarwilayah, mengurangi ketimpangan pembangunan, sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Selain pembangunan infrastruktur, AHY juga menekankan pentingnya pemanfaatan riset, inovasi, dan teknologi dalam pembangunan kota. Ia berharap APEKSI terus menjadi wadah bagi pemerintah kota untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan perkotaan.

Sambutan Walikota Medan

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas mengapresiasi seluruh kepala daerah, pemerintah pusat, panitia, dan masyarakat yang telah menyukseskan penyelenggaraan Rakernas XVIII APEKSI di Medan. Menurutnya, pelaksanaan Rakernas tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan Hari Jadi Kota Medan ke-436 yang diperingati pada 1 Juli 2026.

“Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian memberikan kebanggaan yang sangat luar biasa bagi Kota Medan. Apalagi perhelatan ini bertepatan dengan Hari Jadi Kota Medan ke-436. Ini adalah kado terindah dan terbaik bagi kami,” kata Rico.

Rico menjelaskan Rakernas XVIII APEKSI tidak hanya menjadi forum para wali kota, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan kolaboratif yang melibatkan perangkat daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga generasi muda melalui program Youth City Changers (YCC). Selain itu, digelar pula Forum Bappeda, Forum Pangan, Forum Lingkungan Hidup, Forum Komunikasi dan Informatika, serta Forum Investasi yang menghasilkan berbagai rekomendasi strategis bagi pembangunan perkotaan.

Menurut Rico, para wali kota juga menyepakati sejumlah rekomendasi yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat. Rekomendasi tersebut mencakup peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan transformasi digital pemerintahan, penguatan ketahanan pangan dan mitigasi bencana, pembangunan infrastruktur perkotaan berkelanjutan, hingga penguatan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Insyaallah, mudah-mudahan seluruh rekomendasi dari Rakernas XVIII APEKSI ini benar-benar membawa manfaat nyata serta dampak yang baik bagi bangsa kita, Indonesia,” ujarnya.

Penutupan Rakernas juga diwarnai penandatanganan nota kesepahaman antara PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan APEKSI.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengurus APEKSI Eri Cahyadi menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menjadi mitra strategis pemerintah pusat dalam menyukseskan berbagai program nasional. Menurutnya, APEKSI bukan hanya menjadi wadah silaturahmi para wali kota, tetapi juga forum untuk menyampaikan kondisi riil di daerah sekaligus menawarkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan.

“Kami di APEKSI mendukung penuh Program Strategis Nasional. Namun kami juga ingin menyampaikan kondisi yang sebenarnya terjadi di daerah sekaligus memberikan solusi agar seluruh program pemerintah pusat dapat berjalan dengan baik,” ujar Eri.

Ia mencontohkan Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai akan lebih efektif apabila pemerintah kota dilibatkan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Eri juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Medan atas suksesnya penyelenggaraan Rakernas XVIII APEKSI.

“Terima kasih kepada Mas Rico Waas beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Medan. Rakernas APEKSI kali ini luar biasa dan akan menjadi kenangan indah bagi kami. Ini membuat kami ingin kembali lagi ke Kota Medan,” katanya.

Dalam penutupan Rakernas, Eri juga mengumumkan Kota Bandung ditetapkan sebagai tuan rumah Rakernas XIX APEKSI pada 2027. Ia berharap seluruh rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakernas XVIII APEKSI dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam memperkuat pembangunan kota-kota di Indonesia sekaligus mempererat sinergi pemerintah pusat dan daerah.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *