Headline

Pangdam Bersama Wali Kota Resmikan Jembatan Perintis Garuda

319
×

Pangdam Bersama Wali Kota Resmikan Jembatan Perintis Garuda

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Jalan Adisucipto, Gang Rel, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Selasa (28/7/2026). Jembatan sepanjang 35 meter dengan lebar 1,5 meter itu kembali menghubungkan Kecamatan Medan Polonia, Medan Johor, dan Medan Maimun yang sempat terputus setelah jembatan lama ambruk diterjang banjir.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan akses jembatan untuk masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut mengakhiri kondisi yang selama ini memaksa warga, termasuk anak-anak sekolah, menyeberangi sungai melalui pipa air dengan risiko keselamatan yang tinggi.

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan hasil sinergi antara TNI Angkatan Darat, Pemerintah Kota Medan, dan masyarakat. Kolaborasi itu, kata dia, memungkinkan pembangunan diselesaikan dalam waktu singkat.

“Ini adalah bentuk sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat. Kami membantu masyarakat keluar dari kesulitan, terutama untuk mendapatkan akses transportasi yang layak,” ujar Hendy.

Ia menjelaskan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program percepatan pembangunan 6.000 jembatan yang dijalankan pemerintah. Hingga kini, Kodam I/Bukit Barisan telah membangun 323 jembatan di berbagai wilayah Sumatera Utara, terdiri atas jembatan Bailey, Aramco, dan jembatan perintis.

Menurut Hendy, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diprioritaskan karena warga setiap hari harus mempertaruhkan keselamatan saat menyeberangi sungai melalui pipa air.

Ia menegaskan Kodam I/Bukit Barisan siap membantu pembangunan jembatan serupa apabila terdapat akses masyarakat yang terputus akibat bencana maupun kondisi darurat lainnya. Usulan pembangunan dapat disampaikan melalui pemerintah daerah bersama jajaran TNI di wilayah agar segera ditindaklanjuti.

Di lokasi yang sama, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti bahwa koordinasi yang cepat dan sinergi antarlembaga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Dalam peresmian yang turut dihadiri Sultan Deli Tuanku Mahmud Arya Lamanjiji, pimpinan perangkat daerah, serta sejumlah anggota DPRD tersebut, Rico menjelaskan jembatan lama merupakan bekas jalur rel kereta api yang selama puluhan tahun dimanfaatkan warga sebagai penghubung antarwilayah. Setelah rusak akibat banjir pada 2024, aktivitas masyarakat terganggu karena akses utama terputus.

“Kami melihat langsung kondisi masyarakat yang harus menyeberang melalui pipa. Itu sangat membahayakan, apalagi banyak anak sekolah yang melintas. Karena itu kami bergerak cepat bersama Kodim dan seluruh perangkat terkait untuk mencari solusi,” katanya.

Rico mengatakan peninjauan lapangan telah dilakukan sejak April 2026 untuk mengkaji kondisi konstruksi, status lahan, hingga menentukan jenis jembatan yang paling sesuai. Setelah seluruh proses koordinasi rampung, pembangunan langsung dimulai dan selesai dalam waktu sekitar lima pekan.

“Ini membuktikan kerja sama yang baik antara Pemerintah Kota Medan dan TNI dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Jembatan ini memang dibangun untuk warga yang sudah lama menantikannya,” ujar Rico.

Usai peresmian, Pangdam I/Bukit Barisan bersama Wali Kota Medan secara simbolis membuka Jembatan Perintis Garuda untuk digunakan masyarakat. Keduanya berharap keberadaan jembatan tersebut mampu memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, memudahkan akses pendidikan, sekaligus mempererat konektivitas antarwilayah yang kembali terhubung.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *