HeadlineWakil Rakyat

Rico Bersama Saipul Tinjau SDN 064999 Lalu Instruksikan Perbaikan

320
×

Rico Bersama Saipul Tinjau SDN 064999 Lalu Instruksikan Perbaikan

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id — Kondisi bangunan UPT SD Negeri 064999 di Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, menjadi perhatian serius Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Selain menemukan sejumlah dinding sekolah yang mengalami keretakan, Rico juga menyoroti keterbatasan ruang kelas yang membuat proses belajar mengajar harus dilakukan dengan sistem bergilir atau double shift.

Persoalan tersebut ditemukan saat Rico Waas meninjau langsung kawasan Jalan Marelan II, Pasar 4 Timur, Medan Marelan, Sabtu (12/9/2026). Peninjauan dilakukan di sela kegiatan gotong royong dan pengerjaan drainase di kawasan tersebut.

Rico datang bersama Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Kota Medan Saipul Bahri, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan Khairul Azmi, serta Camat Medan Marelan Zulkifli Syahputra Pulungan.

Saat melihat kondisi fisik sekolah, Rico menemukan sejumlah bagian bangunan yang membutuhkan penanganan. Salah satunya adalah dinding yang mengalami keretakan.

“Keluhannya salah satunya, pertama ada dinding-dinding yang retak-retak. Itu juga akan segera kita benahi,” kata Rico.

Tak hanya persoalan bangunan, keterbatasan ruang kelas juga menjadi masalah yang harus segera diselesaikan. UPT SD Negeri 064999 saat ini hanya memiliki tujuh ruang kelas. Kondisi tersebut membuat kegiatan belajar mengajar harus menerapkan sistem double shift agar seluruh rombongan belajar dapat tertampung.

Rico mengatakan Pemko Medan tidak ingin persoalan keterbatasan ruang kelas tersebut terus berlangsung. Karena itu, pemerintah kota menyiapkan rencana pembangunan gedung sekolah bertingkat dua.

“Salah satu yang jadi perhatian adalah UPT SD 064999 ini double shift, sehingga waktu belajarnya terbagi dua dalam tujuh kelas ini. Kita usahakan supaya ditingkat menjadi dua lantai. Kita rencanakan tahun depan pembangunannya. Begitu dua lantai terbangun agar anak-anak bisa lebih nyaman lagi belajarnya,” ujar Rico.

Saipul Bahri Soroti Kenyamanan dan Keselamatan Siswa

Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Kota Medan Saipul Bahri yang ikut mendampingi peninjauan menilai persoalan kondisi bangunan dan keterbatasan ruang kelas harus mendapat perhatian serius pemerintah.

Menurut Saipul, fasilitas pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan peserta didik. Karena itu, rencana pembenahan UPT SD Negeri 064999 dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di kawasan Medan Marelan.

“Kalau memang ada bagian bangunan yang retak, tentu harus segera ditangani agar tidak menimbulkan kekhawatiran bagi siswa maupun guru. Begitu juga persoalan double shift, ini harus dicarikan solusi supaya anak-anak mendapatkan waktu belajar yang lebih ideal,” kata Saipul.

Ia mengapresiasi perhatian langsung Wali Kota Medan terhadap kondisi sekolah tersebut. Menurutnya, rencana pembangunan gedung dua lantai harus dikawal agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan perencanaan.

“Kita berharap rencana pembangunan dua lantai ini benar-benar terealisasi. Jangan sampai anak-anak terus belajar dengan kondisi ruang kelas yang terbatas. Pendidikan harus menjadi prioritas karena menyangkut masa depan generasi Kota Medan,” tegasnya.

Saipul juga mendorong agar pembenahan sekolah dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya memperbaiki bagian bangunan yang rusak, tetapi juga memastikan fasilitas pendukung pendidikan tersedia secara layak.

Infrastruktur Sekolah dan Drainase Dibenahi Bersamaan

Rico mengatakan pembenahan UPT SD Negeri 064999 merupakan bagian dari perhatian Pemko Medan terhadap kawasan Medan Marelan yang memiliki tingkat kepadatan penduduk cukup tinggi.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak dapat hanya berfokus pada satu sektor. Persoalan drainase, jalan, fasilitas umum hingga sarana pendidikan harus ditangani secara bertahap sesuai tingkat kebutuhan masyarakat.

“Pembenahan ini kita lakukan secara simultan dan bertahap. Infrastruktur lingkungan penting, tetapi fasilitas pendidikan juga harus kita pastikan aman dan nyaman untuk anak-anak,” ujar Rico.

Dengan rencana pembangunan gedung dua lantai, Pemko Medan berharap persoalan keterbatasan ruang kelas dan sistem double shift di UPT SD Negeri 064999 dapat segera diatasi.

Pembangunan tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif bagi para siswa serta tenaga pendidik.

Pemko Medan kini menyiapkan langkah lanjutan agar rencana pembangunan tersebut dapat direalisasikan pada tahun 2027.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *