Wakil Rakyat

Wong Tutup Raker DPRD Medan 2026, Tekankan Program Kerja 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

323
×

Wong Tutup Raker DPRD Medan 2026, Tekankan Program Kerja 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

SIBOLANGIT, Menarapos.id – Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, resmi menutup pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) DPRD Kota Medan Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Program Kerja DPRD Tahun 2027. Penutupan berlangsung di The Hill Hotel & Resort Sibolangit, Senin (3/8/2026).

Dalam sambutannya, Wong Chun Sen menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan DPRD, ketua fraksi, ketua komisi, anggota DPRD Kota Medan, serta jajaran Sekretariat DPRD yang telah mengikuti rangkaian rapat kerja selama dua hari.

Menurutnya, Raker 2026 berlangsung secara khidmat, dinamis, dan produktif. Seluruh peserta telah mencurahkan energi, pemikiran, serta komitmen terbaik dalam menyusun arah kebijakan dan program kerja DPRD untuk tahun mendatang.

“Raker ini bukan sekadar memenuhi agenda formal kelembagaan, tetapi menjadi momentum untuk mewujudkan DPRD Kota Medan yang tangguh, responsif terhadap dinamika, dan selalu menempatkan kebutuhan masyarakat di atas formalitas birokrasi,” ujar Wong.

Ia menegaskan, DPRD harus mampu membaca arah perubahan zaman serta menghadirkan pembangunan yang inklusif sehingga manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa ada yang tertinggal.

Menurut Wong, seluruh kesepakatan yang dihasilkan dalam rapat kerja lahir dari semangat kebersamaan, keterbukaan, dan kesungguhan seluruh peserta selama mengikuti setiap sesi pembahasan.

“Atas nama pimpinan DPRD Kota Medan, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh rekan-rekan anggota dewan beserta jajaran Sekretariat DPRD yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa hasil Raker tidak boleh berhenti sebagai dokumen perencanaan semata. Seluruh program yang telah disusun harus dikawal secara konsisten agar benar-benar memberikan manfaat bagi optimalisasi pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPRD.

Wong juga menekankan pentingnya mengubah paradigma dalam mengukur keberhasilan program pemerintah.

“Keberhasilan tidak lagi diukur dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi dari seberapa besar dampak positif yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Medan,” tegasnya.

Selain itu, ia mendorong agar DPRD semakin cepat merespons berbagai aspirasi masyarakat, termasuk persoalan infrastruktur maupun pelayanan kesehatan, sehingga setiap pengaduan dapat segera ditindaklanjuti.

Menurutnya, fungsi pengawasan DPRD juga harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar bersifat seremonial atau momentum tertentu, melainkan melalui pemantauan berkala terhadap realisasi fisik maupun keuangan mitra kerja demi menjamin transparansi dan akuntabilitas publik.

“Mari kita buktikan kepada masyarakat Kota Medan bahwa transformasi DPRD benar-benar melahirkan kinerja yang nyata dan terukur,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Wong mengajak seluruh anggota DPRD untuk kembali mempererat kebersamaan meski selama pembahasan sempat terjadi dinamika dan perbedaan pendapat.

“Jika selama rapat terdapat perbedaan pandangan, mari kita lebur kembali dalam semangat persatuan demi kemajuan Kota Medan,” katanya.

Sebagai penutup, Wong menyampaikan pantun:

“Bunga mawar mekar di taman, dipetik indah si gadis jelita. Sudah Raker DPRD Kota Medan, mari kawal akselerasi pembangunan kota.”

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Medan, Erida Hutasoit, melaporkan bahwa Raker DPRD Kota Medan 2026 yang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waras pada Minggu (2/8/2026) berlangsung selama dua hari.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, diskusi panel, serta penyampaian materi oleh narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Dalam Negeri, dan Kepolisian Republik Indonesia. Selanjutnya dilaksanakan sidang pleno yang membahas usulan program kerja alat kelengkapan DPRD, perumusan hasil, hingga pembacaan hasil rapat kerja.

Erida menjelaskan, hasil kesepakatan Rencana Kerja DPRD Kota Medan selanjutnya akan ditetapkan melalui rapat paripurna yang akan digelar di Kota Medan sebelum disampaikan kepada Sekretariat DPRD sebagai pedoman pelaksanaan program kerja yang transparan, partisipatif, efektif, efisien, dan akuntabel.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh pembiayaan penyelenggaraan Raker dibebankan pada APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2026 melalui DPA Sekretariat DPRD Kota Medan.

“Atas nama Sekretariat DPRD Kota Medan, kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan peran aktif seluruh anggota dewan sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik. Kami juga memohon maaf atas segala kekurangan selama penyelenggaraan rapat kerja dan berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik pada kegiatan berikutnya,” tutup Erida.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *