Pemerintahan

Wagub Sumut Tawarkan Investasi ke Belgia

315
×

Wagub Sumut Tawarkan Investasi ke Belgia

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menawarkan sejumlah potensi investasi kepada Pemerintah Kerajaan Belgia. Peluang kerja sama itu mencakup sektor industri, perkebunan, akademik, olahraga hingga teknologi.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya saat menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Belgia untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN, David Jordens, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (24/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Surya menegaskan Pemprov Sumut berkomitmen menciptakan iklim investasi yang aman dan nyaman bagi investor. Menurutnya, Sumut memiliki berbagai potensi yang masih dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan Belgia.

“Saya rasa banyak yang bisa kita kembangkan bersama karena Sumut memiliki potensi yang sangat besar, dan kami memastikan investasi yang aman dan nyaman untuk membangun daerah kami,” kata Surya.

Surya berharap pertemuan dengan Dubes Belgia tersebut tidak berhenti pada pembahasan awal, tetapi dapat ditindaklanjuti dengan kerja sama yang lebih konkret. Pemprov Sumut juga berharap kolaborasi yang dibangun nantinya memberikan dampak langsung terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Ke depannya saya harap kita bisa membahas kerja sama yang lebih konkret, kerja sama yang bisa memberikan dampak pada pembangunan Sumut dan Belgia dan juga kesejahteraan masyarakat kita,” ujarnya.

Belgia Bidik Teknologi Olahraga

Duta Besar Belgia David Jordens merespons positif peluang kerja sama dengan Sumut, khususnya di sektor olahraga. Dia menilai Sumut memiliki kompleks fasilitas olahraga berstandar internasional yang dapat menjadi salah satu pintu masuk pengembangan kerja sama kedua pihak.

Menurut Jordens, peluang investasi tidak hanya terbatas pada pengembangan atlet, tetapi juga mencakup teknologi dan industri pendukung olahraga.

“Bukan cuma terkait atlet, tetapi juga teknologi olahraga. Kami memiliki banyak perusahaan olahraga seperti penyedia dan pengelolaan rumput lapangan, pencahayaan, desain. Bila ada business matching, saya akan bawa investor ke sini,” kata Jordens.

Pernyataan tersebut membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan asal Belgia untuk menjajaki pasar Sumut, khususnya dalam penyediaan teknologi, infrastruktur serta pengelolaan fasilitas olahraga.

Belgia Tertarik Pengembangan Sawit

Selain olahraga dan teknologi, sektor perkebunan kelapa sawit juga menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Jordens menyampaikan ketertarikannya untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan dan pengelolaan sawit di Sumut. Menurutnya, tantangan utama industri sawit ke depan adalah meningkatkan produktivitas tanpa harus memperluas lahan.

“Seperti sekarang kita sudah berpikir bagaimana sawit bisa menghasilkan lebih banyak dengan lahan yang ada, bukan menambah luas lahannya, kita bisa perkuat kerja sama ini,” ujarnya.

Kerja sama tersebut dinilai dapat diarahkan pada peningkatan produktivitas, efisiensi serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan perkebunan sawit yang telah ada.

Surya pun menilai Belgia memiliki sejumlah keunggulan yang dapat dikolaborasikan dengan Sumut, terutama dalam bidang akademik, olahraga dan teknologi.

Pemprov Sumut berharap komunikasi awal dengan pemerintah dan dunia usaha Belgia dapat berkembang menjadi penjajakan investasi dan kerja sama yang lebih konkret, sekaligus membuka peluang masuknya teknologi dan investasi asing untuk mendukung pembangunan daerah.

David Jordens ditunjuk Kerajaan Belgia sebagai Duta Besar untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN pada Agustus 2026, menggantikan Frank Felix. Sebelumnya, Jordens menjabat sebagai juru bicara Kementerian Luar Negeri Belgia. (ac)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *