Politik

Ade Taufiq Sosialisasikan Perda Kesehatan di Medan Amplas, Soroti Akses UHC hingga Keluhan Rumah Sakit Penuh

328
×

Ade Taufiq Sosialisasikan Perda Kesehatan di Medan Amplas, Soroti Akses UHC hingga Keluhan Rumah Sakit Penuh

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PKS, dr H Ade Taufiq Sp.OG, turun langsung menemui masyarakat melalui Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan.

Dalam kegiatan tersebut, Ade Taufiq tidak hanya menjelaskan substansi Perda, tetapi juga menyampaikan informasi mengenai akses pelayanan kesehatan, program Universal Health Coverage (UHC), pentingnya kelengkapan administrasi kependudukan, hingga upaya pencegahan penyakit.

Sosialisasi Perda (Sosperda) digelar di tanah kosong Jalan Bajak IV Barat, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (30/8/2026). Ratusan warga hadir dan mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan turut dihadiri Ketua Senam New Family Squad Wiwid dan tokoh masyarakat setempat, Hariadi Harahap. Kehadiran anggota DPRD di tengah masyarakat dinilai menjadi ruang penting bagi warga untuk mendapatkan informasi sekaligus menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi.

Ketua Senam New Family Squad, Wiwid, mengapresiasi pelaksanaan Sosperda tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pemahaman tambahan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus mengetahui akses pelayanan kesehatan yang tersedia.

“Terima kasih atas pelaksanaan Sosperda tentang kesehatan Kota Medan. Tentunya ini menambah wawasan tentang kesehatan di tengah masyarakat,” ujar Wiwid.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat, Hariadi Harahap. Ia mengapresiasi kehadiran Ade Taufiq yang merupakan anggota DPRD Kota Medan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4, meliputi Medan Area, Medan Kota, Medan Amplas dan Medan Denai.

Menurut Hariadi, pelaksanaan Sosperda secara langsung di lingkungan masyarakat menjadi momentum bagi warga untuk berinteraksi dengan wakil rakyat sekaligus menyampaikan persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.

“Pelaksanaan Sosperda di Kelurahan Harjosari II ini tentunya mengobati kerinduan kami kepada anggota DPRD Medan yang selalu hadir langsung mendengar dan mencari solusi atas permasalahan yang ada,” kata Hariadi.

Ade Taufiq Jelaskan Akses Pelayanan Kesehatan melalui UHC

Dalam pemaparannya, Ade Taufiq menjelaskan Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan menjadi salah satu landasan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Ia meminta warga tidak khawatir mengenai akses pelayanan kesehatan. Salah satunya melalui program UHC yang memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Medan untuk memperoleh pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Enggak usah khawatir. Ada program UHC kita, Universal Health Coverage. Seluruh warga Kota Medan jangan khawatir tidak mendapatkan pelayanan, walaupun tidak punya BPJS,” ujar Ade.

Ade menjelaskan, masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan melalui program tersebut dengan memenuhi persyaratan administrasi kependudukan, termasuk KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar memastikan dokumen kependudukan seluruh anggota keluarga telah lengkap. Ia juga meminta orang tua segera mengurus KTP bagi anak yang telah berusia 17 tahun.

“Segeralah urus KTP-nya karena ini sangat penting untuk segala kegiatan administrasi di negara kita,” tegasnya.

Ade menyebut DPRD Kota Medan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp265 miliar untuk mendukung program UHC pada 2026.

“Insyaallah cukup untuk pembiayaan. Tetapi yang lebih penting adalah kita menjaga kesehatan,” katanya.

Dorong Warga Utamakan Pencegahan Penyakit

Selain menjelaskan akses pelayanan kesehatan, Ade Taufiq mengajak masyarakat mengubah pola pikir dalam menjaga kesehatan. Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya hanya mendatangi fasilitas kesehatan ketika sudah mengalami sakit.

Ia mendorong warga menerapkan pola hidup sehat melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin, olahraga, menjaga pola makan, mencukupi waktu istirahat serta mengelola stres.

Ade juga mengingatkan masyarakat memanfaatkan puskesmas maupun klinik yang bekerja sama dengan BPJS untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Bagaimana kita merawat kesehatan? Dengan CERDIK (Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres). Cek kesehatan rutin ini gratis. Bapak Ibu bisa ke puskesmas atau klinik yang bekerja sama dengan BPJS,” jelasnya.

Menurutnya, pemeriksaan sederhana seperti tekanan darah dan kadar gula darah penting dilakukan untuk mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini.

Ia juga menyampaikan adanya program pemeriksaan kesehatan gratis pada momentum ulang tahun dan mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut sesuai ketentuan.

“Pas ulang tahun, silakan datang ke puskesmas. Misal dengan menunjukkan KTP, di mana pas dengan hari lahirnya bisa melakukan pemeriksaan kesehatan, seperti cek darah, kadar gula darah dan tekanan darah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ade turut mengapresiasi aktivitas Senam New Family Squad yang dinilai ikut mendorong masyarakat menerapkan pola hidup aktif.

Ia juga mengucapkan selamat milad ke-5 kepada komunitas tersebut serta berharap kegiatan olahraga dan aktivitas sosial yang dilakukan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Soroti Dampak UHC, Rumah Sakit di Medan Disebut Padat

Ade Taufiq juga menyoroti penerapan UHC Provinsi Sumatera Utara yang menurutnya semakin memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

Namun, perluasan akses tersebut juga menghadirkan tantangan bagi fasilitas kesehatan di Kota Medan. Masyarakat dari luar daerah kini memiliki akses lebih luas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Medan sesuai ketentuan program.

Menurut Ade, kondisi tersebut turut berdampak terhadap kepadatan pelayanan di rumah sakit.

“Kondisi kita sekarang, rumah sakit selalu penuh. Keluhan masyarakat yang saya terima, kamar penuh dan antreannya panjang,” ungkap Ade.

Karena itu, ia menilai penguatan upaya promotif dan preventif harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat diharapkan tidak menunggu sampai sakit untuk memeriksakan kondisi kesehatan.

“Daripada nanti sakit, lebih baik menjaga kesehatan. Olahraga rutin, ikut senam, jalan pagi dan menjaga pola makan,” katanya.

Ade Taufiq Tinjau Rumah Warga Korban Puting Beliung

Selain agenda Sosperda, Ade Taufiq juga menyampaikan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak musibah angin puting beliung di kawasan tersebut.

Ia mengatakan telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan warga terdampak masuk dalam pendataan dan mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Begitu mendapat informasi, saya langsung menghubungi BPBD. Mereka sudah turun dan melakukan pendataan terhadap korban-korban yang terkena angin puting beliung,” ujarnya.

Usai kegiatan Sosperda, Ade menyerahkan bingkisan kepada puluhan kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana. Ia kemudian meninjau langsung rumah warga di Jalan Bajak IV Barat yang mengalami kerusakan akibat puting beliung.

Salah satu rumah yang ditinjau merupakan milik Belinasari. Kerusakan yang cukup parah membuat rumah tersebut tidak lagi dapat ditempati sehingga keluarganya terpaksa mengungsi dan menyewa rumah sementara.

“Kami sekarang menyewa rumah karena rumah kami tidak bisa dihuni,” kata Belinasari.

Ade menegaskan, perhatian terhadap warga yang mengalami musibah merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak masyarakat membangun kepedulian sosial tanpa membedakan latar belakang agama maupun suku.

“Apapun agamanya, apapun sukunya, ini adalah warga kita. Masyarakat kita adalah bagian dari kita. Kalau ada yang sakit, kurang mampu atau terkena musibah, mari kita bantu,” tegasnya.

Ia juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi maupun persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut.

“Kalau ada yang perlu saya bantu, silakan kabari. Ini adalah tanggung jawab kita bersama dan bagian dari amal ibadah,” pungkas Ade Taufiq.(ac)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *