Berita

Forwaka Sumut Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Anggota

322
×

Forwaka Sumut Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Anggota

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id — Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan tiga program strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya. Ketiganya yakni pembentukan koperasi, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), dan Serikat Tolong Menolong (STM).

Rencana tersebut dibahas Ketua Forwaka Sumut Irfandi bersama jajaran pengurus dan anggota dalam pertemuan di Mie Ayam Mas Panjang, Jalan Perhubungan Udara, Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Medan, Rabu (9/9/2026).

Irfandi mengatakan, pembentukan koperasi, LBH dan STM merupakan bagian dari upaya Forwaka Sumut membangun organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan jurnalistik, tetapi juga mampu memberikan perlindungan, kesejahteraan dan dukungan sosial kepada anggota beserta keluarganya.

“Koperasi nantinya diharapkan menjadi wadah bagi anggota untuk mengembangkan kegiatan ekonomi bersama. Pengelolaannya harus profesional, transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Irfandi.

Sementara itu, LBH diproyeksikan menjadi wadah konsultasi dan pendampingan hukum bagi anggota, khususnya ketika menghadapi persoalan hukum dalam menjalankan aktivitas jurnalistik maupun persoalan lainnya.

Sedangkan STM yang digagas pengurus Forwaka Sumut Hapri Saldi diarahkan sebagai wadah sosial untuk memperkuat kepedulian dan solidaritas antaranggota, terutama ketika anggota maupun keluarga mengalami musibah atau kedukaan.

Penasehat Forwaka Sumut Zainul Arifin Siregar menegaskan, ketiga program tersebut harus dibangun berdasarkan semangat kebersamaan dan tidak boleh menjadi kepentingan individu.

“Koperasi, LBH dan STM ini kita gagas untuk kepentingan seluruh anggota Forwaka Sumatera Utara. Kita ingin organisasi ini tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan menjalankan kegiatan jurnalistik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan keluarganya,” katanya.

Senada, Ketua Forum Pemred Sumut yang juga pengurus Forwaka Sumut, Lilik Riadi Dalimunthe, meminta proses pembentukan ketiga wadah tersebut dilakukan secara terbuka dan profesional.

Menurutnya, diperlukan struktur kepengurusan yang jelas, aturan internal, mekanisme pengelolaan hingga legalitas masing-masing lembaga agar program dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

“Kita harus membangun semuanya secara terbuka dan profesional. Pengelolaan keuangan maupun program harus transparan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Yang paling penting, seluruh anggota harus merasa memiliki dan ikut mengawasi jalannya program ini,” tegas Lilik.

Dia juga mengajak seluruh anggota Forwaka Sumut memberikan masukan serta terlibat aktif dalam proses pembentukan koperasi, LBH dan STM.

“Kita ingin membangun Forwaka yang semakin solid, mandiri dan memiliki kepedulian terhadap anggota. Kalau kita bersatu dan saling mendukung, insyaallah koperasi, LBH dan STM ini bisa berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang,” ungkapnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Penasehat Forwaka Sumut Said Assegaf, Wakil Ketua Amsal Chaniago, Rizaldi Gultom SH, Hara Oloan, Bendahara Awaludin Lubis, Ketua Forwaka Medan Irwansyah Ginting dan Ketua Forwaka Belawan Budi Yanto SH.

Sekretaris Forwaka Sumut T Andry Pratama SPd mengatakan seluruh proses pembentukan ketiga wadah tersebut akan dilakukan secara terencana dengan melibatkan anggota.

“Harapannya, Koperasi, LBH dan STM benar-benar menjadi bagian dari program organisasi yang memberikan manfaat bagi seluruh keluarga besar Forwaka Sumut,” pungkasnya.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *