Headline

Rico Hadiri Kuliah Umum Kapolri di PKKMB UMSU 2026

264
×

Rico Hadiri Kuliah Umum Kapolri di PKKMB UMSU 2026

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) 2026 di Kampus Utama UMSU, Jalan Kapten Muchtar Basri, Medan, Senin (28/9/2026).

Kehadiran Rico Waas menjadi bagian dari momentum penyambutan ribuan mahasiswa baru UMSU yang akan memulai perjalanan akademik di perguruan tinggi. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga mendapatkan pembekalan melalui kuliah umum yang disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

PKKMB UMSU 2026 turut dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, Wamen Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Wakil Kepala BP2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla, Wamen Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq, Rektor UMSU Prof Dr Akrim, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan, serta Anggota DPR RI Ade Jona Prasetyo.

Dalam kuliah umumnya, Kapolri mengapresiasi mahasiswa baru yang memilih UMSU sebagai tempat menimba ilmu. Ia mendorong mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kapasitas diri dan mengikuti jejak positif para senior.

“Rekan-rekan sudah benar memilih sekolah di Universitas Muhammadiyah. Semuanya sudah teruji. Tinggal bagaimana adik-adik mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti jejak para senior,” ujar Listyo Sigit.

Kapolri juga mengingatkan mahasiswa agar mampu menguasai teknologi digital secara bijak dan produktif. Menurutnya, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menghadirkan peluang besar bagi generasi muda untuk belajar, berinovasi, dan menghasilkan karya.

Namun, kemajuan teknologi juga diikuti dengan berbagai risiko di ruang digital. Mahasiswa diminta mewaspadai penipuan daring, pencurian data, phishing, judi online, hoaks, disinformasi, deepfake, hingga berbagai bentuk kejahatan yang memanfaatkan teknologi AI.

Selain literasi digital, Listyo Sigit mengajak mahasiswa memahami dinamika global yang dapat berdampak terhadap Indonesia. Sejumlah isu tersebut antara lain konflik geopolitik, gangguan jalur logistik dunia, fluktuasi harga minyak, perang Rusia-Ukraina, hingga perang dagang Amerika Serikat dan China.

Haedar Nashir: Jangan Minder Kuliah di PTS

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir meminta mahasiswa baru UMSU memiliki kebanggaan terhadap almamater. Ia menegaskan mahasiswa tidak perlu merasa rendah diri karena menempuh pendidikan di perguruan tinggi swasta.

“Percaya sama saya, kalian berada di tempat yang tepat: kuliah di kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara,” tegas Haedar.

Haedar juga berpesan agar mahasiswa meluruskan niat dalam menuntut ilmu. Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi proses membangun karakter, kedewasaan, akhlak, dan kemampuan menghadapi kehidupan.

“Luruskan niat untuk tetap mencari ilmu. Kehormatan dan kemuliaan kalian, kini dan ke depan, kuncinya pada iman dan ilmu,” pesannya.

Rico Waas: Perguruan Tinggi Jadi Gerbang Masa Depan

Usai mengikuti rangkaian PKKMB, Rico Waas menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa baru UMSU. Ia mengatakan, memasuki perguruan tinggi merupakan awal sekaligus pintu gerbang menuju dunia baru yang akan turut menentukan masa depan generasi muda.

Rico juga mengapresiasi penyambutan mahasiswa baru yang digelar UMSU. Menurutnya, kegiatan tersebut berlangsung luar biasa dan menjadi momentum penting untuk membangun semangat mahasiswa sebelum menjalani kehidupan akademik.

“Selamat datang dan selamat menempuh pendidikan kepada seluruh mahasiswa baru UMSU. Jadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk terus belajar, mengembangkan potensi, membangun karakter, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan,” ujar Rico.

UMSU Terima 6.027 Mahasiswa Baru

Sebelumnya, Rektor UMSU Prof Dr Akrim menjelaskan bahwa pada PKKMB 2026, UMSU menerima sebanyak 6.027 mahasiswa baru dari jenjang S1, S2, dan S3. Dengan tambahan tersebut, total mahasiswa UMSU kini mencapai 29.617 orang.

UMSU juga terus mengembangkan diri sebagai kampus yang inklusif dan berdaya saing global. Saat ini terdapat 1.031 mahasiswa non-Muslim, termasuk 194 mahasiswa baru, serta 117 mahasiswa asing dari berbagai negara.

Selain itu, sebanyak 59 personel kepolisian tercatat sedang menempuh pendidikan di UMSU.

Di tengah perkembangan tersebut, UMSU juga mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah 2027. Kampus 4 atau Kampus Terpadu UMSU di Kabupaten Deli Serdang dengan luas sekitar 25 hektare tengah dipersiapkan dan dilengkapi sejumlah fasilitas utama.

Melalui PKKMB 2026, UMSU menegaskan komitmennya menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki iman, karakter, wawasan kebangsaan, literasi digital, serta kesiapan menghadapi tantangan global.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *