Pemerintahan

Bobby Benahi Wisata Daulu-Semangat Gunung

214
×

Bobby Benahi Wisata Daulu-Semangat Gunung

Sebarkan artikel ini
Foto: Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution berdiskusi dengan Bupati Karo Antonius Ginting terkait penataan retribusi di kawasan wisata air panas Desa Daulu dan Semangat Gunung, Kabupaten Karo, di Medan, Kamis (18/6/2026). Pemprov Sumut mendorong penghapusan pungutan langsung kepada wisatawan untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata Karo. (Diskominfo Sumut)

MEDAN, Menarapos.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berkomitmen menata pengelolaan destinasi wisata di Kabupaten Karo dengan menghapus praktik pungutan yang dinilai dapat membebani wisatawan dan menghambat perkembangan sektor pariwisata.

Fokus penataan saat ini diarahkan pada kawasan pemandian air panas Desa Daulu dan Semangat Gunung yang selama ini menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Kabupaten Karo.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Bobby menawarkan dua opsi pengelolaan retribusi yang dapat diterapkan di kawasan wisata air panas tersebut.

Opsi pertama adalah menghentikan seluruh pungutan langsung kepada wisatawan. Sebagai gantinya, retribusi akan dibebankan kepada pelaku usaha melalui penyesuaian tarif layanan seperti tiket masuk pemandian, penginapan, parkir, maupun fasilitas lainnya.

Dalam skema ini, Pemerintah Provinsi Sumut juga siap membantu Pemerintah Kabupaten Karo memperbaiki akses jalan utama menuju kawasan wisata air panas Daulu dan Semangat Gunung.

Sementara itu, opsi kedua adalah tetap memberlakukan retribusi kepada pengunjung, namun dengan tata kelola yang lebih baik dan pengawasan yang ketat sehingga tidak terjadi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun pungutan berlapis kepada wisatawan.

“Setelah kita diskusi tadi, kita lebih ke opsi pertama, tidak ada lagi retribusi karena kita ingin wisata Karo ini naik kelas. Kita sudah belajar dari Siosar yang sekarang akhirnya meredup padahal sempat ramai sekali,” kata Bobby Nasution usai berdiskusi dengan Pemkab Karo di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis (18/6/2026).

Menurut Bobby, kondisi yang terjadi saat ini tidak sepenuhnya dapat disalahkan kepada masyarakat. Sebab, praktik pungutan sebelumnya juga pernah dilakukan oleh pemerintah daerah sehingga dianggap sebagai hal yang lumrah.

“Tidak sepenuhnya salah masyarakat karena sebelumnya Pemda juga melakukan pungutan. Jadi masyarakat belajar dari situ. Tetapi sekarang coba kita benahi dan kita tidak ingin tempat wisata ini bernasib sama dengan Siosar,” ujarnya.

Bupati Karo Antonius Ginting menyambut baik opsi penghapusan pungutan langsung kepada wisatawan. Ia menegaskan Pemkab Karo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) siap melakukan edukasi kepada masyarakat demi mengembalikan kejayaan wisata air panas Daulu dan Semangat Gunung.

“Kita siap berkantor di sana selama 24 jam. Kita diberi waktu oleh Pak Gubernur untuk memberikan jawaban tertulis hingga Senin (21/6). Jadi mulai sekarang sampai jawaban tertulis selesai, tidak ada pungutan di kawasan pemandian air panas. Kami, TNI, Polri, dan Satpol PP akan berjaga sepanjang hari, bila perlu berkantor di sana demi wisata Karo naik kelas,” kata Antonius.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Turut hadir pengelola dan pemilik usaha di kawasan pemandian air panas Karo serta sejumlah OPD Pemprov Sumut.(ac)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *