Pemerintahan

Bobby: Stok BBM Sumut Aman, TNI-Polri Disiapkan Bantu Distribusi

226
×

Bobby: Stok BBM Sumut Aman, TNI-Polri Disiapkan Bantu Distribusi

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Sumut dalam kondisi aman. Antrean dan kelangkaan BBM yang terjadi di sejumlah SPBU disebut bukan disebabkan minimnya pasokan, melainkan terganggunya distribusi akibat berkurangnya pengemudi truk tangki BBM.

Hal itu disampaikan Bobby usai memimpin rapat koordinasi penanganan distribusi BBM di Kantor Gubernur Sumut, Jalan P. Diponegoro, Medan, Selasa (14/7/2026).

Bobby mengatakan, berdasarkan penjelasan Pertamina, pasokan BBM ke Sumut tetap tersedia. Kendala terjadi pada pengangkutan BBM dari terminal ke SPBU.

“Pertamina menyampaikan bukan BBM yang langka. Kendalanya ada di distribusi karena jumlah pengemudi truk pengangkut berkurang. Informasi yang kami terima terjadi pemberhentian massal sehingga armada tidak bisa beroperasi secara normal,” ujar Bobby.

Untuk mempercepat normalisasi distribusi, Pemprov Sumut telah berkoordinasi dengan Pertamina, TNI, dan Polri. Personel TNI-Polri disiapkan untuk membantu distribusi, baik sebagai pengemudi maupun pengamanan armada apabila dibutuhkan.

“Mulai malam ini kami minta tim dari TNI dan Polri siap. Tinggal menunggu kebutuhan yang disampaikan Pertamina, berapa personel yang diperlukan untuk membantu distribusi,” katanya.

Bobby menegaskan Pemprov Sumut siap memberikan dukungan penuh agar gangguan distribusi tidak berlangsung lama dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun perekonomian.

Meski begitu, ia menilai persoalan perekrutan maupun pemberhentian sopir merupakan urusan internal perusahaan.

“Soal perekrutan atau pemberhentian pengemudi itu ranah internal mereka. Yang penting bagi kami, persoalan internal jangan sampai berdampak kepada masyarakat Sumatera Utara,” tegasnya.

Bobby juga menyayangkan tidak adanya informasi lebih awal dari pihak terkait mengenai potensi gangguan distribusi.

“Kalau persoalan operasional seperti ini disampaikan sejak awal, pemerintah daerah bisa lebih cepat mengambil langkah antisipasi,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena stok BBM di Sumut masih mencukupi.

“Stok aman, pasokan juga tetap berjalan. Persoalannya bukan pada ketersediaan BBM, tetapi distribusinya,” katanya.

Saat ini, Pemprov Sumut bersama Pertamina, TNI, dan Polri masih menghitung kebutuhan personel agar distribusi BBM ke seluruh SPBU segera kembali normal.

“Kami siap mendukung sesuai kebutuhan Pertamina. Yang penting masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan BBM,” pungkas Bobby.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Sumut Dedy Jaminsyah Putra Harahap mengatakan Pemprov telah berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Menurut Dedy, Gubernur Bobby meminta distribusi BBM subsidi maupun nonsubsidi segera dipulihkan agar mobilitas masyarakat tidak terganggu.

“Masalah kesulitan BBM ini menjadi atensi serius Pak Gubernur karena sudah mengganggu aktivitas masyarakat. Atas arahan beliau, kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut,” ujarnya.

Dari hasil koordinasi tersebut, Pertamina berkomitmen mempercepat normalisasi distribusi BBM.

“Pak Gubernur meminta dalam dua hari distribusi sudah kembali normal dan Pertamina berkomitmen mengupayakannya secepat mungkin,” kata Dedy.

Ia menjelaskan kendala distribusi dipicu pembenahan manajemen pengemudi di perusahaan vendor resmi pengangkut BBM.

“Informasi dari Pertamina, persoalannya berada pada pembenahan manajemen sopir armada di vendor. Stok BBM tetap tersedia, yang terkendala hanya pengangkutan dari fuel terminal ke SPBU,” jelasnya.

Sebagai langkah percepatan, Pertamina juga menambah armada distribusi untuk memenuhi kebutuhan BBM di SPBU.

Dedy menegaskan Gubernur Bobby meminta persoalan internal antara Pertamina dan vendor segera diselesaikan agar masyarakat tidak menjadi pihak yang dirugikan.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *