Headline

Bukan Cuma Imunisasi! Wajah Baru Posyandu di Medan Kini Jangkau 6 Layanan Dasar Sekaligus

316
×

Bukan Cuma Imunisasi! Wajah Baru Posyandu di Medan Kini Jangkau 6 Layanan Dasar Sekaligus

Sebarkan artikel ini

​MEDAN, Menarapos.id — Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Medan kini tampil dengan wajah baru. Lembaga yang lekat dengan kegiatan penimbangan balita dan imunisasi ini resmi bertransformasi menjadi garda terdepan dalam mendekatkan berbagai pelayanan dasar langsung kepada masyarakat.

​Perubahan paradigma ini ditegaskan oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam Rapat Konsolidasi Penguatan Tata Kelola Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (5/10/2026).

​Melalui konsep Posyandu 6 SPM, cakupan pelayanan diperluas secara signifikan ke dalam enam bidang sekaligus. Keenam bidang tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga bidang sosial.

​”Jangan dianggap Posyandu hanya untuk imunisasi atau kesehatan ibu dan anak. Posyandu masa kini adalah program yang sangat luas dan menjadi motor penggerak untuk membantu pekerjaan pemerintah,” ujar Rico Waas.

​”Mata dan Telinga” Pemerintah di Tingkat Akar Rumput

​Dalam menjalankan perannya, Pemko Medan didukung oleh kekuatan 7.668 kader Posyandu yang tersebar di berbagai wilayah. Para kader ini diposisikan sebagai “mata dan telinga” pemerintah untuk mendeteksi berbagai persoalan warga secara cepat dan akurat, tanpa harus menunggu proses birokrasi yang panjang.

​Rico menjelaskan, ketelitian kader di tingkat lingkungan rumah tangga menjadi kunci utama penanganan cepat terhadap isu-isu krusial. Beberapa di antaranya meliputi:
​Penanganan anak putus sekolah
​Identifikasi rumah tidak layak huni (RTLH).

​Pengawasan akses air bersih bagi masyarakat

​Integrasi Sistem Pelaporan dan Lintas OPD
​Guna memastikan laporan dari kader tidak berhenti sebagai data pasif, Rico menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk bergerak cepat menindaklanjuti setiap temuan di lapangan.

​Sejumlah langkah strategis telah disiapkan, mulai dari penerapan sistem pelaporan yang lebih sederhana, pemanfaatan aplikasi rekapitulasi khusus berbasis 6 kategori pelayanan agar terintegrasi secara cepat, hingga pembagian tugas spesifik bagi para kader agar bekerja lebih efektif.

​Sementara itu, Ketua Pembina Posyandu Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, menekankan pentingnya sinergi lintas OPD untuk menyamakan persepsi terhadap konsep baru ini. Ia juga mengusulkan pendirian sekretariat atau pos pengaduan khusus Posyandu 6 SPM yang dapat diakses masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan pelayanan dasar.

​Rapat konsolidasi ini turut dihadiri oleh Pj. Ketua DWP Kota Medan, Ny. Fahriatun Nisa Erfin Fachrurrazi, serta jajaran pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemko Medan.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *