MEDAN, Menarapos.id – Dewan Pimpinan Cabang Macan Asia Indonesia (DPC MAI) Kota Medan menyoroti viralnya video dugaan penganiayaan terhadap Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Denai, Hapif Priangga. MAI mengingatkan agar konflik internal tidak mengganggu distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua DPC MAI Medan, Suwarno, menyampaikan kekhawatirannya jika konflik tersebut berdampak pada operasional dapur gizi. Ia menilai, jika stabilitas terganggu, bukan tidak mungkin Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengambil langkah penangguhan operasional.
“Kalau sampai operasional dihentikan, masyarakat penerima manfaat yang paling dirugikan. Program prioritas Presiden harus tetap berjalan tanpa hambatan,” ujar Suwarno, Sabtu (11/4/2026).
Suwarno menegaskan, persoalan dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum pengurus yayasan harus diproses secara hukum tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mendorong adanya evaluasi terhadap kerja sama dengan pihak yayasan terkait.
Menurutnya, ke depan perlu ada penguatan aturan dalam kemitraan, termasuk klausul pakta integritas dan jaminan keamanan kerja agar kejadian serupa tidak terulang.
“Program ini harus bebas dari intimidasi dan kepentingan pribadi. Profesionalisme semua pihak sangat penting agar manfaatnya tepat sasaran,” tutupnya.(rel)





