MEDAN, Menarapos.id — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melepas lebih dari 6.500 peserta program Mudik Gratis Idulfitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Pelepasan dilakukan secara simbolis di Stasiun Besar Kereta Api Medan, Senin, 16 Maret 2026.
Program mudik gratis ini disiapkan sebagai upaya menekan penggunaan kendaraan pribadi saat arus mudik. Pemerintah daerah menilai tingginya penggunaan kendaraan pribadi menjadi salah satu faktor yang memicu kemacetan serta kecelakaan lalu lintas selama periode Lebaran.
“Pemerintah Provinsi Sumut ingin membantu mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, sehingga lalu lintas lebih lancar, angka kecelakaan menurun, dan biaya transportasi masyarakat bisa ditekan,” kata Bobby setelah melepas keberangkatan kereta api mudik gratis.
Berdasarkan data pemerintah pusat, jumlah pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 143 juta perjalanan. Sekitar 52 persen pemudik diprediksi menggunakan kendaraan pribadi.
Sumatera Utara sendiri tercatat sebagai daerah asal pemudik terbanyak ke-10 dan daerah tujuan mudik ke-6 secara nasional.
Bobby mengatakan tingginya penggunaan kendaraan pribadi juga dipengaruhi tingkat kenyamanan transportasi umum yang dinilai masih kalah bersaing.
Karena itu, ia meminta penyedia layanan transportasi meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan penumpang.
“Pesan kami kepada penyedia jasa transportasi, jaga keamanan dan kenyamanan. Tingginya penggunaan kendaraan pribadi salah satunya karena transportasi publik kita kalah saing. Ini juga menjadi pekerjaan rumah bagi Pemprov Sumut,” ujar Bobby.
Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan pemerintah provinsi menyiapkan enam rute perjalanan darat dalam program mudik gratis tahun ini. Rute tersebut meliputi Medan–Sosa, Medan–Padangsidimpuan, Medan–Gunungtua, Medan–Barus, Medan–Penyabungan, dan Medan–Salak.
Selain transportasi darat, pemerintah juga menyediakan layanan kapal dari Pelabuhan Bintan Batam menuju Pelabuhan Belawan, serta kapal feri rute Sibolga–Nias dan sebaliknya.
“Harapannya program ini dapat mengurangi kemacetan, menekan volume kendaraan pribadi di jalan, sekaligus mengurangi biaya perjalanan masyarakat,” kata Yuda.
Pelepasan peserta mudik gratis turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara Ihwan Ritonga, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulaiman Harahap, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah Pemprov Sumut, serta jajaran PT KAI Divre I Sumut.(rel)






