HeadlineWakil Rakyat

Rico: May Day di Medan Utamakan Pelayanan dan Ruang Aspirasi Buruh

1015
×

Rico: May Day di Medan Utamakan Pelayanan dan Ruang Aspirasi Buruh

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Medan tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat, khususnya buruh.

“Perlu digarisbawahi, ini adalah pelayanan. Kita ingin memastikan rekan-rekan buruh bisa menyampaikan aspirasi secara baik dan teratur, dan kondisi Kota Medan tetap kondusif,” kata Rico, Rabu (29/4/2026).

Ia menyebut seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah sepakat bekerja solid, merangkul semua pihak, serta menjalankan tugas maksimal demi menjaga stabilitas kota.

Hal itu disampaikannya usai memimpin rapat Forkopimda yang membahas kesiapan pengamanan dan pelayanan publik saat May Day. Rapat digelar untuk merespons isu terkini sekaligus mematangkan sistem pengamanan kota.

“Hari ini kita melaksanakan rapat Forkopimda untuk membicarakan isu-isu terkini ataupun bagaimana sistem pengamanan kota ke depannya, terlebih ada May Day yang menjadi momentum penyampaian aspirasi rekan-rekan buruh,” ujarnya.

Rico menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar pelayanan kepada masyarakat dan buruh berjalan optimal sehingga situasi tetap kondusif.

Ia juga memastikan Pemko Medan terus membuka ruang komunikasi dengan serikat pekerja melalui forum tripartit yang melibatkan pemerintah, pengusaha, dan buruh.

“Kami terus berkomunikasi dari waktu ke waktu, termasuk dalam pembahasan dewan pengupahan dan UMK. Semua kita akomodasi melalui komunikasi terbuka,” katanya.

Rico mengajak seluruh pihak bersama-sama memperjuangkan kesejahteraan buruh sebagai bagian penting dari pembangunan ekonomi.

“Buruh adalah elemen penting dalam pembangunan ekonomi. Kita saling membutuhkan, sehingga harus saling merangkul agar pembangunan ke depan semakin baik,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemko Medan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di D’Heritage Grand City Hall yang dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, serta pimpinan perangkat daerah terkait.

Dalam rapat itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak menyebut sekitar 1.200 peserta aksi dari 41 serikat pekerja telah terkonfirmasi, dengan estimasi total massa mencapai 2.500 orang. Massa direncanakan berkumpul di sejumlah titik seperti Masjid Raya dan Istana Maimun sebelum bergerak menuju pusat pemerintahan.

Untuk mengantisipasi gangguan ketertiban dan kemacetan, kepolisian menyiapkan pengamanan serta rekayasa lalu lintas di 38 titik zona merah dan 18 titik zona kuning. Selain itu, langkah preemtif dilakukan melalui komunikasi intensif dengan serikat buruh, termasuk memfasilitasi rencana audiensi dengan Gubernur Sumatera Utara.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan M. Sofyan menyampaikan pengawalan May Day akan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif, dengan dialog sebagai prioritas serta memastikan ruang aspirasi buruh tetap terbuka dalam suasana tertib.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *