Headline

Rico Tinjau Pekerjaan Drainase Sepanjang 385 Meter di Sei Agul ​

319
×

Rico Tinjau Pekerjaan Drainase Sepanjang 385 Meter di Sei Agul ​

Sebarkan artikel ini

​MEDAN, Menarapos.id – Penanganan banjir menjadi salah satu fokus utama Pemerintahan Kota (Pemko) Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas. Komitmen itu salah satunya diwujudkan lewat proyek pembangunan drainase sepanjang 385 meter di kawasan Jalan Makmur, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat.

​Untuk memastikan proyek berjalan optimal, Rico turun langsung ke lokasi, Selasa (29/9/2026). Dalam peninjauan tersebut, Rico menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Medan agar mengawal ketat pengerjaan fisik di lapangan sekaligus meminimalkan dampak gangguan bagi warga sekitar.

​Didampingi Kadis SDABMBK Khairul Azmi, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane, Kabag Prokopim Arafat Syam, serta Camat Medan Barat Maswan Harahap, Rico secara khusus meminta kontraktor menjaga akses keluar-masuk rumah warga selama konstruksi berlangsung. Saluran air di depan rumah juga diwajibkan menggunakan penutup agar aktivitas masyarakat tidak terhambat.

​“Pekerjaannya harus dilakukan dengan baik. Akses masyarakat ke rumah-rumah juga harus diperhatikan, jangan sampai pembangunan drainase justru menyulitkan warga,” tegas Rico di lokasi.

​Spesifikasi Proyek dan Solusi Aliran Air
​Proyek drainase ini menggunakan konstruksi beton berukuran 100 x 120 sentimeter. Saluran dirancang membentuk pola huruf L (letter L) membentang sepanjang 385 meter hingga mengarah ke perlintasan rel kereta api di Jalan Adam Malik.

​Dalam prosesnya, sejumlah bangunan liar di atas jalur drainase turut ditata. Berkat sosialisasi yang baik, warga terdampak bersedia melakukan pembongkaran mandiri demi kelancaran aliran air.

​Kepala Bidang Drainase Dinas SDABMBK Medan, Hardy Sibarani, menjelaskan bahwa pembangunan ini ditujukan untuk mengurai tumpukan limpasan air hujan yang selama ini menjadi momok bagi warga di tiga kawasan sekitar: Jalan Makmur, Jalan Setia, dan Jalan Rela.

​Selama ini, air dari ketiga wilayah tersebut selalu bermuara dan menumpuk di Jalan Karya, memicu genangan parah setiap kali hujan turun. Nantinya, lewat drainase baru ini, air permukiman akan diarahkan secara terintegrasi menuju pembuangan akhir ke Sungai Deli melalui saluran eksisting yang telah terkoneksi.

​Target Rampung Akhir Desember 2026
​Dinas SDABMBK menargetkan megaproyek pengendalian banjir di Medan Barat ini rampung pada akhir Desember 2026.

​Pemko Medan berharap proyek ini tidak sekadar memperbaiki fisik saluran air, tetapi benar-benar membawa perubahan nyata bagi warga yang selama ini bertahun-tahun menghadapi genangan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemko Medan untuk memperkuat infrastruktur pengendali banjir demi menciptakan lingkungan permukiman yang aman dan nyaman.(rel)

Rico Waas, Pemko Medan,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *