Headline

Rico Waas Sambut Program KUR PMI BJB

1014
×

Rico Waas Sambut Program KUR PMI BJB

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi jajaran manajemen Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Kamis (18/6/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama, terutama program pembiayaan inklusif bagi masyarakat serta penguatan ekosistem digital daerah.

Audiensi dihadiri Pimpinan BJB Cabang Medan Deden Sembada dan Pimpinan Group Kredit Retail BJB Mut Mainah.

Dalam pertemuan itu, Deden Sembada menegaskan komitmen BJB untuk terus bersinergi dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Medan sejak hadir pada 2010.

“Kami baru berjalan satu bulan dalam mematangkan sinergi baru ini. Fokus utama kami adalah meningkatkan penyaluran kredit yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari layanan kredit ASN hingga sektor retail,” ujar Deden.

Sementara itu, Mut Mainah menjelaskan status BJB sebagai bank pembangunan daerah yang telah melantai di bursa saham memungkinkan perusahaan menghadirkan berbagai produk inovatif dan inklusif, salah satunya Kredit Usaha Rakyat untuk Pekerja Migran Indonesia (KUR PMI).

Menurutnya, salah satu hambatan terbesar calon PMI adalah kebutuhan modal awal untuk pelatihan dan biaya keberangkatan.

“Melalui KUR PMI, BJB hadir untuk memutus ketergantungan masyarakat terhadap calo maupun pinjaman tidak resmi. Kami siap menindaklanjuti arahan Pak Wali Kota dengan berkoordinasi bersama Disnaker Medan dan LPK agar penyalurannya tepat sasaran,” kata Mut Mainah.

Menanggapi hal tersebut, Rico Waas menyampaikan apresiasinya terhadap program KUR PMI yang dinilai dapat menjadi solusi bagi warga Medan yang ingin bekerja di luar negeri namun terkendala biaya.

“Kami sangat tertarik dengan program pembiayaan KUR PMI ini. Ini bisa menjadi solusi konkret bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), tetapi terkendala biaya,” ujar Rico.

Rico juga mendorong BJB untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan guna memetakan calon penerima manfaat program tersebut.

Dalam audiensi itu, Rico didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Mansyursyah, Kepala Inspektorat Kota Medan Erfin Fahrurrazi, serta Plt Kepala BKAD Suluh Aulia Harahap.

Selain mengapresiasi program yang ditawarkan, Rico juga menilai langkah ekspansif BJB di Medan sebagai hal positif meski Kota Medan merupakan basis utama Bank Sumut.

“Dalam pengelolaan perbankan, aggressive move dari BJB ini sangat baik. Walaupun komitmen utama kami tetap bersama Bank Sumut, kami terbuka terhadap program-program inklusif yang memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan masyarakat Kota Medan,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Rico turut memperkenalkan aplikasi Qresto (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization), inovasi digital milik Pemko Medan yang diklaim sebagai yang pertama diterapkan di Indonesia.

Qresto merupakan sistem pembayaran pajak daerah berbasis split bill atau pemisahan tagihan secara real-time. Melalui sistem ini, pembayaran makanan dan pajak restoran, kafe, maupun hotel dipisahkan secara otomatis sehingga pajak langsung masuk ke kas daerah saat transaksi berlangsung.

Rico berharap BJB dapat bergabung dalam ekosistem digital Qresto guna mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *