Headline

Wawako Medan Pastikan Saluran Drainase Lancar di Helvetia

316
×

Wawako Medan Pastikan Saluran Drainase Lancar di Helvetia

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id — Masalah genangan air dan banjir menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap.

Upaya penanganan dilakukan dengan turun langsung ke lapangan. Wakil Wali Kota (Wawako) Medan Zakiyuddin Harahap meninjau sejumlah titik drainase di Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (16/9/2026). Dalam peninjauan tersebut, ditemukan sejumlah persoalan pada sistem drainase yang dinilai belum terintegrasi secara optimal.

Beberapa lokasi vital mengalami pendangkalan dan penyempitan saluran. Kondisi tersebut menyebabkan konektivitas antara parit permukiman menuju parit utama maupun aliran sungai menjadi terganggu.

Sejumlah titik yang menjadi perhatian berada di Jalan Cempaka, Jalan Kalpataru, hingga kawasan padat di Jalan Kapten Muslim, khususnya di sekitar Mega Park dan Plaza Millenium.

Zakiyuddin menyebut persoalan konektivitas drainase menjadi salah satu faktor yang dapat mempercepat munculnya genangan, termasuk ketika hujan turun dengan intensitas sedang.

“Insyaallah minggu depan langsung kita tindaklanjuti. Kita akan berkoordinasi dengan camat dan lurah untuk menyisir titik-titik mana saja yang paritnya tidak terhubung ke parit besar, atau ada bagian yang memutus aliran air,” ujar Zakiyuddin di sela-sela peninjauan.

Menurutnya, pembangunan dan penataan infrastruktur tidak akan berjalan optimal apabila sistem drainase tidak memiliki konektivitas yang baik. Saluran yang terputus dapat membuat air tertahan sehingga genangan lebih cepat terjadi.

“Jadi bukan hanya paritnya yang kita lihat, tetapi bagaimana seluruh aliran air ini terkoneksi. Kalau ada yang terputus, tentu air akan tertahan,” jelasnya.

Selain pembenahan infrastruktur, Zakiyuddin juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, upaya memperbaiki drainase tidak akan maksimal apabila saluran kembali tersumbat akibat sampah.

“Saya berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat lingkungan, khususnya parit di sekitar tempat tinggal. Jangan buang sampah sembarangan. Mari kita sama-sama jaga kebersihan agar Kota Medan bebas banjir,” tegasnya.

Pemko Medan selanjutnya akan berkoordinasi dengan perangkat kecamatan dan kelurahan untuk memetakan titik-titik drainase yang bermasalah. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan genangan sekaligus memperbaiki konektivitas sistem drainase di kawasan Medan Helvetia.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *