Ragam

Sutarto Minta PLN Evaluasi Sistem Kelistrikan usai Blackout di Sumut

220
×

Sutarto Minta PLN Evaluasi Sistem Kelistrikan usai Blackout di Sumut

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, meminta PT PLN (Persero) segera memperbaiki pelayanan dan memastikan kejadian pemadaman total (blackout) tidak kembali terjadi di wilayah Sumatera Utara.

Diketahui, listrik di sejumlah wilayah Sumatera Utara padam sejak Jumat (23/5/2026) sore hingga Sabtu (24/5/2026) pagi. Pemadaman itu disebut berlangsung rata-rata hingga 12 jam.

Sutarto menegaskan PLN harus menghadirkan strategi mitigasi agar gangguan serupa tidak terulang. Menurutnya, langkah tersebut harus diawali dengan investigasi dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan yang ada.

“Masalah listrik ini berdampak langsung terhadap hajat hidup orang banyak. Karena itu, persoalan ini harus menjadi perhatian serius agar tidak terulang kembali,” kata Sutarto, Sabtu (24/5/2026).

Ia menilai pemadaman listrik massal tersebut telah mengganggu berbagai aktivitas masyarakat dan berdampak terhadap sektor ekonomi.

“UMKM terdampak, pelayanan kesehatan juga terganggu. Belum lagi aspek keamanan di berbagai wilayah,” ujarnya.

Selain itu, Sutarto meminta PLN memberikan informasi secara akurat dan real time apabila terjadi pemadaman susulan. Menurutnya, keterbukaan informasi penting agar masyarakat dapat mengantisipasi situasi dan tidak panik.

“Kalau ada pemadaman susulan, informasinya harus disampaikan secara akurat. Tapi saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” imbuhnya.

Sutarto juga mengimbau masyarakat untuk mulai melakukan penghematan energi secara kolektif. Menurutnya, langkah sederhana di rumah dapat membantu efisiensi penggunaan energi.

“Penghematan bisa dimulai dari hal sederhana di rumah, seperti mengurangi penggunaan gas, listrik, dan bahan bakar minyak,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan kelistrikan yang menyebabkan sebagian wilayah Pulau Sumatera mengalami blackout.

Darmawan mengungkapkan indikasi awal gangguan berasal dari ruas transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai, Jambi, yang terdampak gangguan cuaca.

Akibat gangguan tersebut, sistem transmisi keluar dari jaringan kelistrikan Sumatera dan memicu pemadaman di sejumlah wilayah.(rel)

PLN, Wakil Ketua DPRD Sumatera UtaraPP Sutarto,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *