Pemerintahan

Wagub Sumut Dorong Garuda Terbang Lagi Kualanamu-Nias

521
×

Wagub Sumut Dorong Garuda Terbang Lagi Kualanamu-Nias

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto:Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya didampingi sejumlah pimpinan OPD menerima kunjungan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro beserta jajaran di ruang kerja Wakil Gubernur Sumut, lantai 9 Kantor Gubernur Sumut, Kamis (3/9/2026). Foto: (Diskominfo Sumut).
MEDAN, Menarapos.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya mendorong Garuda Indonesia kembali membuka penerbangan langsung dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Bandara Binaka, Gunungsitoli, Nias.
Dorongan tersebut disampaikan Surya saat menerima kunjungan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro beserta jajaran di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (3/9/2026).
Menurut Surya, pembukaan kembali rute Kualanamu-Nias penting untuk memperkuat konektivitas udara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kepulauan Nias.
“Kalau bisa ada penerbangan Kualanamu-Nias. Kita ingin mengangkat daerah-daerah yang masih tertinggal. Salah satu indikatornya adalah bertambahnya penerbangan ke daerah tersebut,” kata Surya.
Surya menilai akses transportasi udara menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah. Dengan konektivitas yang semakin baik, mobilitas masyarakat, wisatawan, pelaku usaha hingga investor diharapkan ikut meningkat.
Ia mengatakan Kepulauan Nias masih menghadapi sejumlah persoalan pembangunan, termasuk kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Karena itu, Pemprov Sumut ingin mendorong pembangunan yang lebih fokus dan merata.
“Kita ingin pembangunan difokuskan ke daerah-daerah yang membutuhkan. Harapannya pada 2027-2028 di Sumatera Utara tidak ada lagi daerah yang tertinggal,” ujarnya.
Tak hanya untuk mobilitas masyarakat, Surya melihat rute langsung Kualanamu-Nias berpotensi membuka peluang baru bagi sektor pariwisata dan investasi.
Menurutnya, konektivitas udara yang semakin mudah akan membuat wisatawan lebih cepat mencapai Nias. Kondisi tersebut juga dinilai dapat meningkatkan daya tarik Sumut sebagai tujuan investasi di luar Pulau Jawa.
“Penambahan rute dari Medan ke daerah-daerah di Indonesia akan berdampak pada investasi. Sumut akan semakin banyak memiliki peluang investasi di luar Jawa,” katanya.
Selain meminta pembukaan kembali rute Kualanamu-Nias, Surya juga mendorong Garuda Indonesia ikut mempromosikan potensi Sumatera Utara melalui layanan penerbangannya.
Ia menilai pesawat dapat menjadi salah satu media untuk memperkenalkan seni, musik, kuliner dan produk unggulan Sumut kepada penumpang.
“Kita ingin musik Batak dan musik khas daerah Sumatera Utara bisa lebih diperkenalkan. Begitu juga makanan daerah. Ini bisa menjadi bagian dari promosi produk daerah,” kata Surya.
Garuda Ungkap Kendala Armada
Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro menyambut positif masukan Pemprov Sumut. Garuda, kata dia, akan menjadikan usulan tersebut sebagai bahan pembahasan untuk pengembangan konektivitas penerbangan dari Medan.
Saat ini, Garuda Indonesia melayani tujuh penerbangan dari Medan. Sementara Citilink juga melayani sejumlah rute dari Medan menuju berbagai daerah.
Namun, pengembangan jaringan penerbangan masih menghadapi tantangan dari sisi ketersediaan armada.
Thomas menyebut Garuda Indonesia memiliki sekitar 140 pesawat. Sebagian di antaranya masih menjalani proses perawatan dan perbaikan sehingga memengaruhi fleksibilitas maskapai dalam menambah rute penerbangan.
“Masukan-masukan yang disampaikan menjadi bahan bagi kami. Bersama tim, kami akan mencari solusi untuk pengembangan rute dan konektivitas dari Medan,” ujar Thomas.
Pemprov Sumut berharap komunikasi dengan Garuda Indonesia terus diperkuat sehingga peluang pembukaan kembali rute Kualanamu-Nias dapat dikaji lebih lanjut.
Dengan tersedianya penerbangan langsung, akses menuju Kepulauan Nias diharapkan semakin mudah, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pariwisata, perdagangan dan investasi di kawasan tersebut.
Turut mendampingi Wagub Sumut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Sumut Nubaiti Harahap, Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut Rochani Litiloly, serta Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut Dedi Arian Rizki Siregar.
Hadir pula Strategic Management Office Expert for JKTDU Makiyah Rachmawati, General Manager Garuda Indonesia Medan Bobby Pratama Saragih, serta jajaran Garuda Indonesia Medan. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *