MEDAN, Menarapos.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) untuk mendukung pengembangan infrastruktur kelistrikan dan ekosistem energi bersih di daerah.
Hal itu dibahas General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, bersama jajaran manajemen saat melakukan audiensi dengan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (14/9/2026) sebagaimana dalam rilisnya Selasa (15/9/2026).
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum perkenalan Rizky Mochamad sebagai GM PLN UID Sumatera Utara serta memperkuat koordinasi antara PLN dan Pemprov Sumut dalam mendukung kebutuhan listrik dan pembangunan daerah.
Dalam audiensi itu, sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari pemerataan akses listrik, pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) listrik, Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), hingga pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai bagian dari penguatan energi bersih.
Rizky mengatakan PLN siap memperkuat sinergi dengan Pemprov Sumut untuk memastikan dukungan ketenagalistrikan sejalan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.
“Melalui pertemuan ini, kami ingin mengenalkan jajaran manajemen PLN UID Sumatera Utara sekaligus memperkuat hubungan dengan Bapak Gubernur agar program dan pelayanan PLN dapat semakin selaras dengan kebutuhan serta prioritas pembangunan Provinsi Sumatera Utara,” ujar Rizky.
Menurut dia, setiap rencana pengembangan infrastruktur energi membutuhkan koordinasi dan kajian teknis agar implementasinya dapat berjalan secara tepat dan terukur.
“PLN siap membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin erat dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Setiap rencana pembangunan membutuhkan pembahasan dan kajian bersama agar dukungan ketenagalistrikan dapat dipersiapkan secara tepat, terukur, dan sesuai kebutuhan,” katanya.
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyambut baik komitmen PLN tersebut. Bobby menilai keandalan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang pelayanan publik, aktivitas masyarakat, hingga pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami mengapresiasi kesiapan PLN untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Keandalan listrik sangat penting agar kegiatan masyarakat, pelayanan publik, dan aktivitas perekonomian dapat berjalan lancar,” ujar Bobby.
Bobby juga meminta PLN meningkatkan kesiapsiagaan dan langkah antisipasi terhadap berbagai kondisi yang dapat memengaruhi keandalan pasokan listrik.
Selain penguatan sistem kelistrikan secara umum, perhatian juga diarahkan pada wilayah Kepulauan Nias. Bobby berharap pengembangan infrastruktur pembangkit dan program gasifikasi di kawasan tersebut terus didorong untuk memperkuat pemerataan pembangunan dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat kepulauan.
“Kami berharap PLN terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Penguatan sistem kelistrikan di Kepulauan Nias juga perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin baik dan pembangunan daerah dapat berkembang lebih optimal,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Rizky menegaskan PLN akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Sumut dan pemangku kepentingan terkait untuk mengawal kebutuhan kelistrikan, termasuk penguatan sistem di wilayah kepulauan dan kawasan yang tengah berkembang.
“Kami menyambut baik arahan Bapak Gubernur. PLN akan terus memperkuat koordinasi, mitigasi risiko, dan kesiapan operasional agar listrik dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara,” pungkas Rizky.(rel)







