Teknologi

Tangis Suryani Pecah! Impian Punya Listrik Sendiri Akhirnya Terwujud Berkat PLN

322
×

Tangis Suryani Pecah! Impian Punya Listrik Sendiri Akhirnya Terwujud Berkat PLN

Sebarkan artikel ini

LANGKAT, Menarapos.id – Momen haru menyelimuti rumah Ibu Suryani, warga Dusun V Kenanga, Desa Paya Perupuk, Kabupaten Langkat, Minggu (1/11/2026). Setelah bertahun-tahun mengandalkan aliran listrik dari rumah tetangga, kini ia akhirnya bisa menikmati listrik dari sambungan sendiri berkat kepedulian insan PT PLN (Persero).

Air mata Ibu Suryani tak terbendung ketika Komisaris Independen PLN, Prof. Dr. Ali Masykur Musa, hadir langsung menyalakan listrik di rumahnya melalui program sosial Light Up The Dream (LUTD).

Dengan wajah penuh kebahagiaan, Ibu Suryani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada PLN. Baginya, memiliki sambungan listrik sendiri merupakan impian sederhana yang telah lama dinantikan.

Suasana semakin mengharukan ketika Ali Masykur mengajak Ibu Suryani untuk bersama-sama menyalakan listrik di rumahnya.

“Program Light Up The Dream ini merupakan bantuan dari kawan-kawan PLN untuk masyarakat yang membutuhkan. Ayo, Ibu, dengan mengucap bismillah kita nyalakan,” ujar Ali Masykur.

Dengan mengucapkan basmalah, keduanya kemudian menyalakan listrik. Seketika rumah yang sebelumnya bergantung pada sambungan tetangga itu kini terang oleh aliran listrik sendiri. Tepuk tangan warga yang menyaksikan turut mengiringi momen penuh kebahagiaan tersebut.

Penyalaan listrik ini turut disaksikan Executive Vice President Pelayanan Pelanggan dan Niaga PT PLN (Persero), Raditya Hari Nugraha; General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Rizky Mochamad; serta Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Binjai, Muhammad Isra, bersama jajaran.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan dua warga lainnya, Rudi Antoni dan Muhammad Azwar. Ketiganya merupakan warga Dusun V Kenanga, Desa Paya Perupuk, yang menerima bantuan penyambungan listrik gratis melalui program LUTD.

Tak hanya mendapatkan sambungan listrik gratis, ketiga keluarga penerima manfaat juga menerima bantuan token listrik dan paket sembako. Kepedulian PLN semakin diperluas melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN yang turut menyalurkan paket sembako kepada 30 kepala keluarga yang membutuhkan.

Program Light Up The Dream merupakan inisiatif sosial yang berasal dari donasi sukarela pegawai PLN. Program ini ditujukan untuk membantu keluarga prasejahtera yang belum memiliki sambungan listrik sendiri agar dapat menikmati akses energi secara mandiri.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, mengatakan kebahagiaan yang dirasakan Ibu Suryani dan dua keluarga lainnya menjadi bukti bahwa listrik memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat.

“Di balik setiap sambungan listrik yang kita nyalakan, ada harapan keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Hari ini, tiga keluarga akhirnya dapat menikmati listrik dari sambungan sendiri. Bagi kami, ini bukan sekadar penyambungan listrik, tetapi juga upaya membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat, mulai dari kenyamanan beraktivitas, mendukung pendidikan anak-anak, hingga meningkatkan produktivitas keluarga,” ujar Rizky.

Menurutnya, pemerataan akses listrik harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk keluarga prasejahtera.

“Kami ingin kehadiran PLN tidak berhenti ketika listrik berhasil dinyalakan. Melalui Light Up The Dream dan kepedulian YBM PLN, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas. Energi bukan hanya tentang listrik yang mengalir ke rumah-rumah, tetapi juga tentang semangat gotong royong yang mampu menyalakan harapan dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat,” tambahnya.

Rizky juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat melalui program LUTD.

Menurutnya, semangat berbagi tersebut merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial pegawai PLN dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui program Light Up The Dream, PLN terus berupaya memperluas pemerataan akses energi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera yang belum memiliki sambungan listrik mandiri.

Bagi Ibu Suryani, Minggu (1/11/2026) menjadi hari yang tak akan pernah dilupakan. Setelah sekian lama harus menumpang listrik dari tetangga, kini ia bisa menikmati terang di rumahnya sendiri.

Bukan sekadar menyalakan lampu, bantuan tersebut menjadi simbol hadirnya kepedulian dan harapan baru bagi keluarga kecilnya. Sebuah impian sederhana yang akhirnya terwujud berkat semangat gotong royong insan PLN.(ac)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *